Studi sebut mobil listrik buatan China akan kuasai 25 persen pasar UE pada 2024

Orang-orang mengunjungi stan BYD dalam ajang Geneva International Motor Show ke-91 di Jenewa, Swiss, pada 28 Februari 2024. (Xinhua/Meng Dingbo)
Pertumbuhan penjualan mobil listrik buatan China di UE akan terus berlanjut seiring dengan semakin banyaknya merek-merek dari China yang mengambil langkah untuk berekspansi dengan cepat di seluruh blok tersebut.
Barcelona, Spanyol (Xinhua) – Mobil listrik buatan China akan menguasai seperempat pasar Uni Eropa (UE) pada 2024, naik dari 19,5 persen pada 2023, demikian ungkap kelompok kampanye transportasi bersih Eropa, Transport and Environment (T&E), dalam sebuah studi baru-baru ini.T&E memproyeksikan bahwa merek-merek China berpotensi menguasai 11 persen pasar kendaraan listrik (electric vehicle/EV) UE pada 2024 dan 20 persen pada 2027.Raul Jaramillo, manajer merek dan pemasaran Kngloo Spanyol, mengatakan bahwa untuk masuk ke pasar Eropa, merek mobil China harus segera membangun jaringan distributor yang luas yang "dapat memberikan dukungan pelanggan berkualitas tinggi."Kngloo, sebuah merek yang baru di pasar Spanyol dan Eropa, diluncurkan di Spanyol tahun lalu. Perusahaan itu menjual mobil listrik buatan China di Eropa."Pada level strategis, kami harus terus membuka titik penjualan di Eropa yang memungkinkan kami untuk terus berekspansi dan membawa merek-merek ini ke negara lain. Dalam kasus kami, kami memulai dengan Spanyol untuk berekspansi ke Eropa, dan juga di masa depan ke Amerika Latin dan Afrika," ujar manajer merek dan pemasaran Kngloo Spanyol, Raul Jaramillo.Pertumbuhan penjualan mobil listrik buatan China di UE akan terus berlanjut seiring dengan semakin banyaknya merek-merek dari China yang mengambil langkah untuk berekspansi dengan cepat di seluruh blok tersebut.Pada 5 Maret, Komisi Eropa mengumumkan bahwa impor EV China ke UE tumbuh sebesar 14 persen selama periode Oktober 2023 hingga Januari 2024, dengan jumlahnya mencapai hampir 200.000 kendaraan.Sebuah studi terbaru dari konsultan global PwC memperkirakan bahwa pada 2025, hingga 800.000 mobil buatan China berpotensi terjual di Eropa.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Jumlah investor syariah Indonesia meningkat 1.500 persen dalam lima tahun
Indonesia
•
16 Nov 2020

Industri teknologi mahadata China meningkat signifikan
Indonesia
•
06 Jan 2023

Penjualan Tesla di California turun di tengah sengitnya persaingan
Indonesia
•
20 Jul 2024

Korea Selatan akan impor 120.000 ton urea per tahun dari Indonesia
Indonesia
•
08 Dec 2021
Berita Terbaru

Feature – Tianlala bawa aroma dan manis teh susu dari China ke Indonesia
Indonesia
•
29 Jan 2026

Laba bersih Tesla anjlok 46 persen pada 2025
Indonesia
•
29 Jan 2026

Feature – Kelapa Indonesia lebih mudah masuki pasar China berkat jalur pengiriman dan kebijakan preferensial Hainan
Indonesia
•
28 Jan 2026

Penjualan EV di Indonesia naik 141 persen pada 2025, merek-merek China menonjol
Indonesia
•
27 Jan 2026
