
Studi EY sebut pabrikan mobil di seluruh dunia terus bukukan rekor laba

Mobil listrik Geometry C keluaran Geely terlihat dipamerkan sebelum upacara penandatanganan di Budapest, Hongaria, pada 4 November 2022. (Xinhua/Attila Volgyi)
Perusahaan otomotif internasional mencatatkan kenaikan laba operasional sebesar 28 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada kuartal ketiga (Q3) 2022.
Berlin, Jerman (Xinhua) – Pada kuartal ketiga (Q3) 2022, perusahaan-perusahaan otomotif internasional mencatatkan kenaikan laba operasional sebesar 28 persen secara tahunan (year on year/yoy), kata firma konsultan Ernst & Young (EY) dalam sebuah studi yang dipublikasikan pada Senin (28/11).Total pendapatan dan laba dari 16 manufaktur mobil besar yang dianalisis mencapai level tertinggi yang pernah tercatat pada kuartal ketiga, menurut studi tersebut."Meskipun ekonomi melambat dan situasi geopolitik sangat sulit, kuartal ketiga menjadi kuartal impian bagi industri otomotif," ujar Constantin Gall, managing partner dan mobility leader di EY untuk kawasan Eropa Barat, dalam sebuah pernyataan.
Sejumlah orang mengamati kendaraan listrik keluaran Volkswagen dalam ajang Swedish eCarExpo 2022 di Stockholm, Swedia, pada 29 April 2022. (Xinhua/Fu Yiming)
Sejumlah pengunjung mengamati kendaraan di stan produsen mobil listrik China XPeng dalam ajang China Motor Show (Tianjin) 2022 di Tianjin, China utara, pada 10 November 2022. (Xinhua/Zhao Zishuo)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Minyak naik di sesi Asia didorong selera risiko dan pasokan OPEC ketat
Indonesia
•
11 Jan 2022

Penjualan kendaraan energi baru China tertinggi di dunia selama 7 tahun
Indonesia
•
13 Jan 2022

ADB setujui pinjaman 180 juta dolar AS untuk dorong produksi listrik tenaga panas bumi Indonesia
Indonesia
•
01 Nov 2025

Era mobil BBM berakhir! Hainan resmi larang penjualan kendaraan bermesin bensin dan diesel mulai 2030
Indonesia
•
15 Jul 2026


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
