
Perusahaan antariksa komersial China akan luncurkan satelit yang bisa ditumpuk

Roket pengangkut Long March-2C yang membawa enam satelit buatan GalaxySpace yang berbasis di Beijing dan sebuah satelit penginderaan jauh komersial lepas landas dari Pusat Peluncuran Satelit Xichang di Provinsi Sichuan, China barat daya, pada 5 Maret 2022. (Xinhua/Zheng Zhongli)
Perusahaan swasta China GalaxySpace mengembangkan satelit panel datar yang dapat ditumpuk (stackable), yang memungkinkan puluhan satelit ditumpuk dalam satu susunan seperti tablet komputer pribadi dan diluncurkan bersamaan menggunakan satu roket.
Beijing, China (Xinhua) – Perusahaan swasta China GalaxySpace mempercepat penelitian dan pengembangan satelit panel datar yang dapat ditumpuk (stackable) untuk pembangunan cepat konstelasi satelit internet.GalaxySpace menyampaikan bahwa desain itu memungkinkan puluhan satelit ditumpuk dalam satu susunan seperti tablet komputer pribadi dan diluncurkan bersamaan menggunakan satu roket. Hal tersebut dapat meningkatkan secara signifikan efisiensi penggunaan sebuah roket dan mempersingkat waktu pembangunan konstelasi.Satelit internet akan menyediakan koneksi pita lebar (broadband) yang ekstensif melalui teknologi komunikasi satelit. Ini memungkinkan satelit di luar angkasa memainkan peran sebagai stasiun pemancar (base station) di darat untuk koneksi jaringan terestrial. Dalam konteks ini, setiap satelit menjadi stasiun pemancar darat yang mobile di luar angkasa. Ini dapat menyediakan layanan akses internet dengan bandwidth yang tinggi, fleksibel, dan nyaman bagi pengguna di seluruh dunia.Selain itu, setiap satelit stackable dapat mengangkut sayap surya (solar wing), yang memiliki ukuran kecil, bobot ringan, dan modularisasi, untuk membantu menghemat massa dan biaya peluncuran, papar perusahaan itu kepada Xinhua.Produsen satelit yang berbasis di Beijing itu mulai beroperasi pada April 2018. Perusahaan tersebut bertujuan membangun konstelasi satelit pita lebar yang ditempatkan di orbit rendah Bumi dan menciptakan jaringan komunikasi 5G global. Pada 5 Maret 2022, GalaxySpace meluncurkan enam satelit komunikasi pita lebar dari Pusat Peluncuran Satelit Xichang, yang memverifikasi teknologi jaringan dan kemampuan layanan konstelasi internet tersebut.Jika pembangunannya berjalan lancar, satelit-satelit stackable milik perusahaan tersebut diperkirakan akan diluncurkan pada awal tahun depan, kata Chang Ming, chief commander proyek satelit itu.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Peneliti China kembangkan metode rehabilitasi stroke berbasis VR
Indonesia
•
02 Aug 2023

China luncurkan satelit uji coba ‘reusable’ dan ‘returnable’ pertama
Indonesia
•
29 Sep 2024

Seni gua tertua di dunia ditemukan di Sulawesi
Indonesia
•
22 Jan 2026

Tiga ilmuwan raih Penghargaan Nobel Kimia berkat temuan terkait protein
Indonesia
•
11 Oct 2024


Berita Terbaru

Fokus Berita – Kamera profesional mulai terancam? Ponsel China hadirkan sensor 1 inci dan ‘zoom’ periskop
Indonesia
•
25 Sep 2026

Makam piramida era Romawi simpan adegan langka perjalanan Dewa Ra ke dunia bawah
Indonesia
•
25 Sep 2026

China operasikan 354.000 robot industri pada 2025, hampir 60 persen dari total dunia
Indonesia
•
24 Sep 2026

Dunia terbelah soal AI di PBB: Guterres desak aturan, Trump tolak pembatasan global
Indonesia
•
24 Sep 2026
