
Putin minta maaf kepada presiden Azerbaijan atas "insiden tragis" di wilayah udara Rusia

Bendera nasional Azerbaijan dikibarkan setengah tiang sebagai penghormatan kepada para korban kecelakaan tragis pesawat penumpang Embraer 190 di Baku, Azerbaijan, pada 26 Desember 2024. Azerbaijan pada Kamis (26/12) mendeklarasikan hari berkabung nasional untuk mengenang para korban kecelakaan tragis pesawat penumpang Embraer 190 yang beroperasi di rute Baku-Grozny. (Xinhua/Humbet Mammadov)
Pesawat Embraer 190 yang dioperasikan oleh Azerbaijan Airlines, penerbangan J2-8243 dari Baku ke Grozny, jatuh di dekat Kota Aktau, Kazakhstan, pada Rabu (25/12), dengan 62 penumpang dan lima awak di dalamnya. Sebanyak 38 orang tewas dalam kecelakaan tersebut, dan 29 orang berhasil diselamatkan.
Moskow/Baku, Rusia/Azerbaijan (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Rusia Vladimir Putin meminta maaf atas "insiden tragis" di wilayah udara Rusia dalam pembicaraan telepon dengan Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev pada Sabtu (28/12), merujuk pada kecelakaan pesawat Azerbaijan baru-baru ini, demikian disampaikan Kremlin.Pesawat Azerbaijan itu berulang kali mencoba mendarat di bandar udara di Grozny, kata Putin, seraya menambahkan bahwa pada saat itu, Grozny sedang mengalami serangan drone Ukraina dan sistem pertahanan udara Rusia menangkis serangan tersebut.Dalam pembicaraan telepon itu, Putin menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan berharap para korban yang terluka segera pulih, kata layanan pers presiden Azerbaijan.Aliyev mengatakan bahwa pesawat tersebut terpaksa dialihkan ke Aktau, Kazakhstan, tempat pesawat itu melakukan pendaratan darurat.Mengutip kesaksian dari para korban yang selamat, termasuk pramugari, sebagai bukti adanya gangguan eksternal, Aliyev mengatakan badan pesawat tertusuk partikel asing dalam penerbangan, yang melukai para penumpang dan awak pesawat.Kedua pemimpin sepakat tentang perlunya penyelidikan menyeluruh. Aliyev mengonfirmasi bahwa tim ahli internasional sudah mulai memeriksa insiden tersebut.Komite Investigasi Rusia membuka kasus kriminal atas pelanggaran peraturan keselamatan lalu lintas dan pengoperasian transportasi udara, kata Putin kepada Aliyev, seraya menambahkan bahwa investigasi awal sedang berlangsung.Pesawat Embraer 190 yang dioperasikan oleh Azerbaijan Airlines, penerbangan J2-8243 dari Baku ke Grozny, jatuh di dekat Kota Aktau, Kazakhstan, pada Rabu (25/12), dengan 62 penumpang dan lima awak di dalamnya. Sebanyak 38 orang tewas dalam kecelakaan tersebut, dan 29 orang berhasil diselamatkan, menurut Kementerian Situasi Darurat Kazakhstan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Pengalaman jamaah Haji dunia dikisahkan dalam “Mashair”
Indonesia
•
01 Dec 2019

Masjid Nabawi dibuka kembali dengan kapasitas 40 persen
Indonesia
•
31 May 2020

Biden umumkan kebijakan tentang pemeriksaan latar belakang dalam penjualan senjata api
Indonesia
•
15 Mar 2023

The Hill: Agenda Biden dalam pidato State of the Union akan dongkrak inflasi
Indonesia
•
14 Feb 2023


Berita Terbaru

Badan Maritim PBB hentikan evakuasi setelah serangan di Teluk Oman, 11.000 pelaut terjebak di Selat Hormuz
Indonesia
•
26 Jun 2026

Selat Hormuz memanas lagi! AS langsung gempur fasilitas rudal Iran
Indonesia
•
27 Jun 2026

Angka kasus Ebola di RD Kongo tembus 1.200
Indonesia
•
27 Jun 2026

Iran desak AS hentikan interpretasi yang bertentangan dengan MoU perdamaian
Indonesia
•
26 Jun 2026
