KAI peroleh pinjaman 448 juta dolar AS dari Bank Pembangunan China

Foto yang diabadikan pada 25 Desember 2023 ini menunjukkan Kereta Cepat Whoosh baru diberangkatkan dari Stasiun Halim di Jakarta. (Xinhua/Xu Qin)
Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) merupakan konsorsium Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia yang mengerjakan proyek kereta cepat bersama konsorsium perusahaan perkeretaapian China, melalui Beijing Yawan HSR Co. Ltd.
Jakarta (Xinhua) – Bank Pembangunan China (China Development Bank/CDB) telah mencairkan pinjaman senilai 448 juta dolar AS kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk membiayai pembengkakan biaya (cost overrun) pada proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), atau Whoosh.Dalam dokumen Laporan Informasi atau Fakta Material yang disampaikan KAI kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), diketahui pencairan pinjaman tersebut dilakukan pada Rabu (7/2) lalu. Pinjaman ini mencakup fasilitas A sebesar 231 juta dolar AS dan fasilitas B sebesar 217 juta dolar AS."Pencairan tersebut langsung diteruskan ke PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) pada 7 Februari 2024," demikian dikutip dalam dokumen tersebut yang terbit dalam layanan Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (13/2) sore.PSBI merupakan konsorsium Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia yang mengerjakan proyek kereta cepat bersama konsorsium perusahaan perkeretaapian China, melalui Beijing Yawan HSR Co. Ltd. Perjanjian pinjaman dilakukan melalui KAI dikarenakan perusahaan kereta itu merupakan pemimpin dari konsorsium PSBI dengan kepemilikan saham 51,37 persen.Dalam proyek kereta cepat ini, PSBI dan Beijing Yawan HSR membentuk perusahaan patungan dengan nama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Perusahaan patungan inilah yang menjadi operator kereta cepat yang diberi nama Whoosh itu.
Foto dari udara yang diabadikan pada 30 September 2023 ini menunjukkan rangkaian kereta cepat electrical multiple unit (EMU) untuk proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) melintas di Purwakarta, Provinsi Jawa Barat. (Xinhua/Xu Qin)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Menlu Retno resmikan 'Indonesia House Amsterdam'
Indonesia
•
21 Sep 2024

Indonesia-China tingkatkan kerja sama industri via RCEP
Indonesia
•
04 Jun 2024

Indonesia-Hongaria sepakat pembentukan dana investasi bersama
Indonesia
•
17 Feb 2021

Dampak erupsi Gn. Ruang meluas, penanganan darurat dimaksimalkan
Indonesia
•
21 Apr 2024
Berita Terbaru

Fokus Berita – Lembaga konservasi minta dilibatkan dalam pembuatan peraturan oleh pemerintah
Indonesia
•
30 Jan 2026

Feature - Napas budaya Mahasiswa Indonesia di Singapura
Indonesia
•
27 Jan 2026

Kajian ilmiah – Dr. Syafiq Riza Basalamah bedah urgensi akhlak dan kekuatan doa di CONNECT 2026
Indonesia
•
26 Jan 2026

Tantangan zaman makin kompleks, CONNECT 2026 hadirkan 'event' dakwah perspektif global
Indonesia
•
24 Jan 2026
