
PM Takaichi: Jepang akan lepas cadangan minyak paling cepat Senin

Foto yang diabadikan pada 17 November 2025 ini menunjukkan Menara Tokyo dan pemandangan kota di Tokyo, Jepang. (Xinhua/Jia Haocheng)
Jepang akan melepaskan cadangan minyak selama 15 hari yang dimiliki sektor swasta, diikuti dengan cadangan minyak selama 30 hari yang dimiliki pemerintah, tanpa menunggu keputusan internasional yang dikoordinasikan oleh Badan Energi Internasional.
Tokyo, Jepang (Xinhua/Indonesia Window) – Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi pada Rabu (11/3) mengatakan bahwa Jepang akan melepaskan cadangan minyak nasional paling cepat pada Senin (16/3) untuk mengatasi kemungkinan lonjakan harga bensin di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, seperti dilaporkan media setempat.
Berbicara kepada wartawan di kantor PM, Takaichi mengatakan bahwa situasi di Timur Tengah telah secara efektif mencegah kapal tanker minyak mentah melewati Selat Hormuz, menimbulkan kekhawatiran bahwa impor minyak mentah Jepang dapat menurun secara signifikan akhir bulan ini, demikian dilaporkan oleh lembaga penyiaran publik Jepang NHK.
"Jepang sangat bergantung pada minyak Timur Tengah dan karenanya sangat rentan," ujar Takaichi, seraya menambahkan bahwa untuk memastikan pasokan minyak tidak terganggu, "pemerintah akan memanfaatkan cadangan minyaknya."
Berdasarkan rencana tersebut, Jepang akan melepaskan cadangan minyak selama 15 hari yang dimiliki sektor swasta, diikuti dengan cadangan minyak selama 30 hari yang dimiliki pemerintah, tanpa menunggu keputusan internasional yang dikoordinasikan oleh Badan Energi Internasional (International Energy Agency/IEA), menurut laporan itu.
Sementara itu, harga rata-rata bensin eceran di Jepang naik menjadi 161,8 yen per liter hingga Senin (9/3), naik selama empat pekan beruntun dan melampaui 160 yen untuk pertama kalinya dalam tiga bulan, kata Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Perindustrian Jepang pada Rabu.
*1 yen = 106 rupiah
Pusat Informasi Minyak (Oil Information Center), yang mengumpulkan data tersebut, memperkirakan harga bensin dapat naik lebih lanjut sebesar 20 yen pada pekan depan, mengingat kilang-kilang minyak telah menaikkan harga grosir sebagai respons terhadap lonjakan harga minyak.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Defisit perdagangan AS melonjak 12,2 persen pada 2022
Indonesia
•
08 Feb 2023

Pariwisata global pada 2024 hampir pulih ke tingkat prapandemi
Indonesia
•
23 Jan 2025

Pariwisata Selandia Baru tunjukkan pemulihan berkelanjutan
Indonesia
•
08 Mar 2024

Feature – Pemanfaatan ‘drone’ mulai diterapkan lebih luas di China
Indonesia
•
20 Jul 2024


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
