Porter tradisional ‘hamal’ jaga warisan perdagangan Ottoman di Istanbul

Seorang porter mengangkut barang di punggungnya dengan bantuan seorang rekan di distrik komersial Eminonu, Istanbul, Turkiye, pada 6 November 2025. (Xinhua/Liu Lei)
Porter tradisional hamal yang telah ada sejak era Ottoman di Turkiye mampu mengangkat beban hingga puluhan kilogram.
Istanbul, Turkiye (Xinhua/Indonesia Window) – Seorang pria yang bekerja sebagai porter dengan gesit menarik gerobak tangan berisi paket barang di distrik komersial Eminonu, Istanbul, Turkiye, pada 25 November 2025. Di kawasan tua Istanbul, kerap kali terlihat pemandangan yang familiar, yakni para pria berjalan melintasi jalan-jalan sempit sambil membawa beban berat di punggung mereka atau mendorongnya dengan gerobak tangan. Dalam bahasa Turkiye, mereka dikenal sebagai ‘hamal’, para porter tradisional ini mewakili profesi yang telah ada sejak era Ottoman dan masih bertahan hingga saat ini.Peralatan para porter ini sangat sederhana, hanya berupa tali bahu yang tebal atau gerobak tangan yang kokoh. Puluhan kilogram, terkadang bahkan muatan melebihi seratus kilogram, diangkut dengan presisi yang mantap sebelum diantar melalui jalan-jalan yang berliku bak labirin.Grand Bazaar, Spice Bazaar, dan kawasan komersial Eminonu merupakan beberapa pusat perdagangan tertua dan tersibuk di Istanbul. Toko-toko yang berjejer padat, lalu lintas pejalan kaki yang ramai, serta jaringan lorong jalan sempit dan persimpangan jalan membuat ruang untuk kendaraan bermotor sangat terbatas. Kondisi ini memungkinkan profesi hamal tetap bertahan dan menjadi tak tergantikan.Di jalan yang berliku-liku ini, mereka menangani berbagai tugas logistik skala kecil, yang diam-diam membantu menopang denyut nadi perdagangan kota. Di Istanbul, menjadi porter bukan hanya sebuah keterampilan tradisional, melainkan elemen penting yang telah menopang vitalitas perdagangan kota itu selama berabad-abad.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

China targetkan rata-rata angka harapan hidup capai 80 tahun dalam lima tahun mendatang
Indonesia
•
28 Oct 2025

Subvarian baru Omicron XBB.1.16 terus menyebar dengan cepat di AS
Indonesia
•
06 May 2023

SAR Hong Kong kirim suplai senilai 30 juta dolar HK ke daerah terdampak gempa di Turkiye
Indonesia
•
15 Feb 2023

Bandung Zoo ajak rayakan Hari Tapir Sedunia, ungkap rahasia kesuksesan penangkaran Si Hidung Belalai
Indonesia
•
28 Apr 2025
Berita Terbaru

Kolaborasi ponpes tahfizh MSQ dengan Indonesia Window tingkatkan kapasitas dakwah
Indonesia
•
30 Jan 2026

Feature – Mengenal komunitas Hakka Indonesia di Museum TMII
Indonesia
•
28 Jan 2026

Feature – Dracin buat kaum muda Indonesia makin akrab dengan Imlek
Indonesia
•
28 Jan 2026

Sri Lanka pertimbangkan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah umur
Indonesia
•
28 Jan 2026
