
China dan Spanyol terbitkan prangko khusus peringatan 50 tahun hubungan diplomatik

Staf pos menunjukkan amplop hari pertama dengan prangko peringatan 50 tahun pembentukan hubungan diplomatik antara China dan Spanyol di Hengshui, Provinsi Hebei, China utara, pada 10 Mei 2023. (Xinhua)
Prangko khusus peringatan 50 tahun pembentukan hubungan diplomatik antara China dan Spanyol telah diterbitkan, menampilkan Laguna de Fuente de Piedra di Spanyol dan Danau Hengshui di Provinsi Hebei, China utara.
Shijiazhuang, China (Xinhua) – Satu set prangko, yang terdiri dari dua jenis, diterbitkan pada Rabu (10/5) untuk memperingati 50 tahun pembentukan hubungan diplomatik antara China dan Spanyol.Dua prangko itu, yang bergambar Laguna de Fuente de Piedra di Spanyol dan Danau Hengshui di Provinsi Hebei, China utara, didesain oleh Ma Lihang, seorang perancang prangko asal China. Diperkirakan, sebanyak 6,9 juta set prangko peringatan tersebut akan diterbitkan untuk dijual selama periode enam bulan.Manajer Umum China Post Group Co., Ltd., Cabang Hebei Zhang Zongliang menyampaikan bahwa Danau Hengshui melambangkan vitalitas ekologi China. Dirinya berharap kedua prangko bergambar danau itu akan menunjukkan kepada masyarakat di seluruh dunia tentang pemandangan indah tempat manusia dan alam hidup berdampingan secara harmonis.Ini pertama kalinya Danau Hengshui ditampilkan dalam sebuah prangko yang diterbitkan bersama oleh China dan negara lain, imbuhnya.Danau itu merupakan cagar alam nasional yang memiliki ekosistem lahan basah lengkap. Danau itu menjadi rumah bagi 333 spesies burung, 757 spesies serangga, 594 spesies tumbuhan, dan 45 spesies ikan.Laguna de Fuente de Piedra, yang termasuk ke dalam zona basah di Mediterania Barat, merupakan rumah bagi koloni burung flamingo terbesar di Semenanjung Iberia. Di musim semi ribuan flamingo berkumpul di sini untuk bereproduksi karena tertarik dengan kandungan garam air yang tinggi dan kedalaman danau yang dangkal.Upacara peluncuran prangko peringatan ini diadakan di Danau Hengshui dan dituanrumahi oleh Alvaro Lago Sanchez, seorang ahli bahasa asing dari Spanyol yang nama belakangnya mengandung kata ‘Lago’, yang berarti danau dalam bahasa Spanyol atau ‘Hu’ dalam bahasa Mandarin. Oleh karenanya, dia memilih huruf ‘Hu’ sebagai nama belakang untuk nama Mandarinnya.Berbicara dalam upacara peluncuran prangko khusus itu, Sanchez berharap kedua negara dapat terus meningkatkan pertukaran dan memperdalam kerja sama dalam bidang perlindungan lingkungan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Pembunuhan dan bunuh diri dengan senjata api di AS melonjak selama pandemik
Indonesia
•
06 Apr 2023

Makam bapak ular Indonesia asal Jerman ada di Kebun Raya Bogor
Indonesia
•
25 Jan 2020

COVID-19 – WHO: tak ada tanda penyebaran virus di Wuhan sebelum Desember 2019
Indonesia
•
09 Feb 2021

PBB: 1,5 juta warga Turkiye kehilangan tempat tinggal akibat gempa
Indonesia
•
22 Feb 2023


Berita Terbaru

IOC bakal beri hibah Rp179 juta untuk setiap atlet Olimpiade, ini syaratnya
Indonesia
•
26 Jun 2026

Obesitas kini jadi 'musuh nomor satu' kesehatan Australia, hampir sepertiga orang dewasa terdampak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Museum Tekstil Jakarta rayakan hari jadi ke-50 dengan pameran Wastra Tradisional Klasik
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Tren makanan kukus dan rebus meningkat di Jakarta, warga urban mulai tinggalkan gorengan
Indonesia
•
23 Jun 2026
