
Presiden Brasil kritik tarif AS, tolak tekanan terkait mineral penting

Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva berbicara dalam upacara pembukaan Forum Bisnis BRICS di Rio de Janeiro, Brasil, pada 5 Juli 2025. (Xinhua/Lucio Tavora)
Presiden Brasil menolak penggunaan mineral-mineral penting negaranya sebagai alat tawar-menawar dalam negosiasi perdagangan dengan Amerika Serikat.
Rio de Janeiro, Brasil (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva pada Senin (28/7) mendesak Amerika Serikat (AS) untuk mempertimbangkan kembali usulan tarif 50 persen atas barang-barang Brasil yang akan berlaku mulai 1 Agustus, serta menolak penggunaan mineral-mineral penting Brasil sebagai alat tawar-menawar dalam negosiasi perdagangan.Saat berbicara dalam peresmian sebuah pembangkit listrik termal di Negara Bagian Rio de Janeiro, Brasil tenggara, Lula mengkritik tarif tersebut sebagai "tiba-tiba dan sepihak." Dia juga menolak usulan Washington agar mineral tanah jarang Brasil dimasukkan ke dalam negosiasi perdagangan.Lula mendesak AS untuk memilih "jalan dialog," seraya menekankan bahwa "itulah yang dilakukan oleh negara-negara beradab." Dia menambahkan bahwa sumber daya mineral tersebut adalah milik rakyat Brasil, "dan rakyat harus memiliki hak untuk menikmati kekayaan yang dapat mereka hasilkan. Sesederhana itu."Menyebutkan bahwa hanya 30 persen potensi mineral Brasil yang telah dieksplorasi, Lula mengumumkan pembentukan sebuah komisi untuk melakukan survei komprehensif terhadap sumber daya mineral Brasil yang belum dimanfaatkan."Kami akan mengizinkan perusahaan-perusahaan untuk melakukan penyelidikan, tetapi di bawah pengendalian kami," ujarnya, seraya menambahkan bahwa perusahaan yang diberi wewenang untuk mengeksplorasi sumber daya tersebut akan memerlukan izin pemerintah untuk menjualnya atau mengalihkan hak atas wilayah tempat mineral tersebut berada.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Transaksi mata uang lokal Indonesia-Jepang naik 10 kali, capai 109,4 juta dolar AS
Indonesia
•
11 Nov 2021

Arab Saudi tawarkan potensi investasi tambang terbesar di dunia
Indonesia
•
04 Sep 2021

Ekspor Kanada turun 2,3 persen pada November 2022
Indonesia
•
06 Jan 2023

Survei Celios ungkap mayoritas warga Indonesia anggap hubungan Indonesia-China positif
Indonesia
•
20 Dec 2025


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
