
Presiden Iran berkunjung ke Indonesia, perluas kerja sama bilateral

Presiden Republik Islam Iran Ebrahim Raisi menyampaikan pidato dalam upacara peringatan tiga tahun pembunuhan mantan komandan Qassem Soleimani, yang digelar di Teheran, Iran, pada 3 Januari 2023. (Xinhua)
Presiden Republik Islam Iran Ebrahim Raisi akan melakukan kunjungan ke Indonesia pada 23-24 Mei, atas undangan resmi dari Presiden RI Joko Widodo.
Jakarta (Indonesia Window) – Presiden Republik Islam Iran Ebrahim Raisi akan melakukan kunjungan ke Indonesia pada 23-24 Mei, atas undangan resmi dari Presiden RI Joko Widodo.Pernyataan tertulis dari Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta yang diterima pada Senin menyebutkan bahwa selama kunjungan kenegaraan tersebut akan dilaksanakan pertukaran pandangan dan pembicaraan antara delegasi tingkat tinggi kedua negara.Dalam pertemuan tersebut para delegasi juga akan menandatangani berbagai dokumen kerja sama di berbagai sektor, antara lain di bidang energi, produk farmasi dan kesehatan, produk makanan, kerja sama kepabeanan, fasilitasi perdagangan bilateral, ilmu pengetahuan dan teknologi, budaya, serta bidang-bidang lainnya.Selain bertemu dengan kepala negara RI, Presiden Raisi juga akan bertemu dengan Ketua DPR RI dan Ketua MPR RI, para cendekiawan, pemikir, dosen dan mahasiswa, serta pelaku usaha di Indonesia.Di bawah pemerintahan Presiden Raisi, yang menjabat sejak Agustus 2021, Iran melakukan diplomasi aktif dan mengambil pendekatan baru dalam kebijakan luar negeri. Selama dua tahun terakhir ini, Presiden Iran telah melakukan kunjungan ke lebih dari 10 negara, termasuk Tajikistan, Turkmenistan, Rusia, Qatar, China, dan Suriah.Presiden Raisi juga menerima kunjungan kenegaraan para pemimpin dan pejabat senior dari berbagai negara dunia, antara lain Suriah, Venezuela, Turkmenistan, Tajikistan, Kazakhstan, Turki, Irak, Armenia, Belarusia, dan Kazakhstan.Pernyataan dari Kedubes Iran menyatakan bahwa hal tersebut menunjukkan bahwa pemerintahan Presiden Raisi menempuh pendekatan baru dengan slogan diplomasi yang “Seimbang, Cerdas dan Dinamis”. Dia juga secara serius menjalankan politik luar negeri Iran dengan tujuan membina dan memperluaskan hubungan persahabatan dan persaudaraan dengan seluruh negara di dunia.Dalam menjalankan diplomasi tersebut, Indonesia menjadi negara tujuan berikutnya yang akan dikunjungi secara resmi oleh Presiden Raisi.Ini merupakan kunjungan kenegaraan yang persiapannya sudah direncanakan sejak setahun lalu, sebut pernyataan Kedubes Iran.Republik Indonesia sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia dengan memiliki kesamaan budaya-peradaban dengan Republik Islam Iran, memiliki kapasitas yang signifikan untuk kerja sama di berbagai bidang khususnya pada saat perubahan sedang melanda sistem perpolitikan internasional.Indonesia merupakan negara yang memiliki posisi istimewa dalam benak pemerintah Republik Islam Iran, khususnya dengan letak geografis Indonesia yang berada di jantung jalur transportasi dan perdagangan internasional di kawasan Asia Timur dan negara-negara ASEAN.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Kalimantan, lokasi baru ibu kota negara?
Indonesia
•
30 Aug 2019

Presiden Jokowi: Kunjungan Kaisar Naruhito perkokoh fondasi persahabatan
Indonesia
•
19 Jun 2023

Iran harap Indonesia tak akui klaim Barat soal resolusi nuklir
Indonesia
•
20 Oct 2025

Indonesia kecam keras kekerasan oleh Israel di Gaza
Indonesia
•
19 Oct 2023


Berita Terbaru

Para pemimpin ASEAN prioritaskan keamanan dan ketahanan energi serta pangan di KTT Ke-48
Indonesia
•
11 May 2026

Kemiskinan ekstrem di China lenyap, jadi model pengentasan di Indonesia
Indonesia
•
10 May 2026

Analisis – Stabilitas Selat Malaka jadi sorotan di tengah ketegangan lintasan ‘chokepoint’ global
Indonesia
•
10 May 2026

Presiden dorong ekonomi biru, Kampung Nelayan Merah Putih jadi model kemandirian pesisir
Indonesia
•
10 May 2026
