
Produsen mobil mewah Italia Lamborghini laporkan rekor penjualan pada 2023

Foto yang diabadikan pada 17 Januari 2024 ini menunjukkan sebuah mobil Lamborghini yang dipamerkan dalam ajang Brussels Auto Show di Brussel, Belgia. (Xinhua/Zhao Dingzhe)
Produsen supercar Italia Lamborghini untuk pertama kalinya mencatat pengiriman tahunan yang melampaui angka 10.000 unit pada 2023, dengan Amerika Serikat menjadi pasar terbesarnya, disusul Jerman dan China.
Roma, Italia (Xinhua) – Pengiriman tahunan produsen supercar Italia Lamborghini untuk pertama kalinya melampaui 10.000 unit tahun lalu, demikian disampaikan oleh beberapa sumber dari perusahaan tersebut.Dalam pernyataan pers yang dirilis pada Kamis (21/3), perusahaan itu menyebut 2023 sebagai tahun "terbaiknya sepanjang sejarah," dengan pengiriman 10.112 unit kendaraan ke seluruh dunia, menorehkan rekor margin keuntungan sebesar 27,2 persen dan pendapatan sebesar 2,66 miliar euro atau setara 2,91 miliar dolar AS, meningkat 12 persen secara tahunan (year on year).China menjadi pasar terbesar ketiga Lamborghini tahun lalu dengan 845 unit terjual. Sementara itu, perusahaan otomotif tersebut menjual 3.000 unit mobil ke Amerika Serikat dan 961 unit ke Jerman, menurut pernyataan itu.
Sejumlah pengunjung mengamati supercar Lamborghini Revuelto dalam Pameran Industri Otomotif Internasional Shanghai ke-20 di Shanghai, China timur, pada 25 April 2023. (Xinhua/Wang Xiang)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Ibu kota China buka pintu lebih lebar bagi para wirausahawan global
Indonesia
•
26 Aug 2024

Jaringan pengisian daya EV di China kian meluas, Indonesia percepat ekspansi SPKLU
Indonesia
•
22 Apr 2026

IMF peringatkan soal peningkatan risiko utang publik global
Indonesia
•
25 Oct 2024

Harga minyak naik di Asia, pasar pantau pertemuan Opec+
Indonesia
•
02 Feb 2022


Berita Terbaru

Area hutan dunia terus menyusut, target hutan global masih jauh dari memadai
Indonesia
•
12 May 2026

Nafta langka, produsen makanan ringan terkemuka Jepang gunakan kemasan hitam-putih
Indonesia
•
12 May 2026

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026
