
Proyek ‘Kit of Love' yang didanai China diluncurkan di Kamboja, bantu siswa SD

Para siswa menerima "Kit of Love" di Sekolah Dasar Angkomnob di Distrik Bati di dekat Phnom Penh, Kamboja, pada 25 Agustus 2022. (Xinhua/Wu Changwei)
Proyek ‘Kit of Love’ China tidak hanya akan berkontribusi untuk mengurangi kemiskinan di Kamboja, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan para siswa di daerah-daerah pedesaan di negara Asia Tenggara tersebut.
Jakarta (Indonesia Window) – Proyek 'Kit of Love' yang didanai China diluncurkan baru-baru di Kamboja.Se Sokna, seorang siswa kelas enam di Sekolah Dasar Angkomnob di Distrik Bati, 40 kilometer sebelah selatan ibu kota Kamboja, Phnom Penh, sangat gembira setelah menerima ‘Kit of Love’ sumbangan China pada Kamis (25/8), seraya mengatakan bahwa paket itu sangat berguna."Perlengkapan ini sangat berharga bagi kami dan saya menyukainya," ujarnya kepada Xinhua setelah menerima paket tersebut, yang antara lain berupa tas sekolah, alat tulis, botol air minum stainless-steel, dan kotak makan siang stainless-steel."Siswa kelas enam lainnya San Sokchen (12) mengatakan dia sangat berterima kasih kepada China atas sumbangan tersebut, seraya mengatakan bahwa paket itu tidak hanya membantu studinya, tetapi juga membantu meningkatkan kebersihan pribadinya."Saya menerima tas sekolah, ikan kalengan, sebotol Ovaltine, botol air minum, dan kotak makan siang," tuturnya kepada Xinhua. "Saya sangat senang dan gembira."Didanai bersama oleh Dana Kerja Sama Selatan-Selatan dan Pembangunan Global serta China Foundation for Peace and Development (CFPD) melalui Forum Aliansi Masyarakat Sipil (Civil Society Alliance Forum/CSAF) Kamboja, proyek ‘Kit of Love’ diluncurkan di negara tersebut oleh Menteri Pos dan Telekomunikasi Kamboja Chea Vandeth dan Liu Jianchao, Kepala Departemen Internasional Komite Sentral Partai Komunis China (Communist Party of China/CPC).Liu mengunjungi Kamboja sebagai kepala delegasi CPC dari 23-26 Agustus, dan dia telah bertemu dengan Presiden Partai Rakyat Kamboja (Cambodian People's Party/CPP) yang berkuasa sekaligus Perdana Menteri Kamboja Samdech Techo Hun Sen, serta beberapa pemimpin partai lainnya.Direktur perencanaan dan proyek CSAF Chea Munyrith menyebutkan proyek yang berlangsung selama tiga bulan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan alat tulis di kalangan siswa, untuk mendorong mereka belajar dengan giat, serta membantu meningkatkan kebersihan dan lingkungan, dan untuk menjalin ikatan batin yang erat di antara rakyat kedua negara."Total 10.000 'Kit of Love' akan disumbangkan kepada siswa di tiga wilayah sasaran, termasuk Phnom Penh, Provinsi Preah Sihanouk, dan Provinsi Tboung Khmum," ungkapnya kepada Xinhua.Munyrith menuturkan proyek ‘Kit of Love’ tidak hanya akan berkontribusi untuk mengurangi kemiskinan, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan para siswa di daerah-daerah pedesaan."Kami percaya bahwa proyek ini akan memperdalam ikatan solidaritas, persahabatan, dan persaudaraan antara kedua negara dan rakyat kita," sebutnya.Nget Sam Oeun, Kepala Sekolah Dasar Angkomnob, tempat proyek itu diluncurkan, mengatakan total 257 siswa di sekolah tersebut masing-masing telah menerima ‘Kit of Love’."Ini adalah proyek yang bagus karena telah membantu meningkatkan kesehatan dan kebersihan bagi siswa di pedesaan," tuturnya kepada Xinhua. "Proyek ini penting untuk berkontribusi pada peningkatan kesehatan dan kebersihan bagi siswa sekolah dasar, terutama membantu melindungi mereka dari pandemi COVID-19.""'Kit of Love' benar-benar mencerminkan kebaikan hati rakyat China terhadap rekan-rekan mereka di Kamboja, dan proyek ini juga membawa senyum serta harapan bagi anak-anak pedesaan di Kamboja," tambahnya.Sumber: XinhuaLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Feature – Anak-anak Afghanistan bekerja di tempat pembakaran batu bata demi hidupi keluarga
Indonesia
•
03 Oct 2024

Pekerja Singapura pengguna AI paling aktif dan bertanggung jawab di dunia
Indonesia
•
17 Jun 2026

COVID-19 – Kanada konfirmasi 50.000 lebih kematian akibat infeksi virus
Indonesia
•
31 Jan 2023

Feature – Ubah kendaraan militer jadi sumber listrik, pemuda Gaza nyalakan harapan di tengah kehancuran perang
Indonesia
•
04 Dec 2025


Berita Terbaru

IOC bakal beri hibah Rp179 juta untuk setiap atlet Olimpiade, ini syaratnya
Indonesia
•
26 Jun 2026

Obesitas kini jadi 'musuh nomor satu' kesehatan Australia, hampir sepertiga orang dewasa terdampak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Museum Tekstil Jakarta rayakan hari jadi ke-50 dengan pameran Wastra Tradisional Klasik
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Tren makanan kukus dan rebus meningkat di Jakarta, warga urban mulai tinggalkan gorengan
Indonesia
•
23 Jun 2026
