
Putaran baru perundingan Israel-Lebanon diadakan di AS di tengah bentrokan yang terus berlanjut

Pasukan Israel terlihat sedang dikerahkan di sebuah area persiapan di Israel utara di dekat perbatasan sementara Lebanon-Israel pada 31 Mei 2026. (Xinhua/Gil Cohen Magen)
Putaran baru perundingan Israel-Lebanon tingkat duta besar sedang berlangsung di Departemen Luar Negeri Amerika Serikat di Washington DC, di tengah bentrokan yang terus berlanjut antara Israel dan Hizbullah.
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Putaran baru perundingan Israel-Lebanon tingkat duta besar sedang berlangsung di Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) di Washington DC, di tengah bentrokan yang terus berlanjut antara Israel dan Hizbullah.
Menurut laporan CNN yang mengutip seorang pejabat Israel, pertemuan tersebut berlangsung sehari penuh pada Selasa (2/6) dan akan dilanjutkan pada Rabu (3/6).
Wakil Penasihat Keamanan Nasional AS Mike Needham dan Konselor Departemen Luar Negeri AS Dan Holler dilaporkan memimpin perundingan dari pihak AS pada Selasa tersebut.
"Kami berusaha memandang perundingan Lebanon-Israel sebagai isu yang terpisah dan berbeda dari Iran, sementara Iran ingin mencampuradukkan semuanya," kata Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dalam sidang dengar pendapat di Senat AS sebelumnya pada Selasa yang sama.
Rubio juga menuding Iran "berusaha menghambat setiap upaya yang memungkinkan Israel dan Lebanon bekerja sama" serta memperpanjang proses negosiasi Israel-Lebanon.
Seorang pejabat senior Hizbullah pada Selasa mengatakan kelompok itu tidak akan menerima gencatan senjata parsial apa pun dengan Israel. Hizbullah menolak sebuah proposal yang disebut-sebut didukung AS, yang menuntut kelompok itu menghentikan serangan terhadap Israel utara dan sebagai imbalannya Israel tidak akan menyerang wilayah pinggiran selatan Beirut.
Presiden AS Donald Trump pada Senin (1/6) mengatakan telah mengantongi komitmen dari Israel dan Hizbullah untuk meredakan ketegangan. Sementara itu, kepresidenan Lebanon menyampaikan bahwa Hizbullah telah menerima usulan AS mengenai penghentian serangan secara timbal balik.
Namun, Israel dan Hizbullah tetap saling melancarkan serangan sepanjang malam hingga Selasa. Pusat Operasi Darurat Kesehatan Masyarakat Lebanon pada Selasa mengatakan serangan Israel terhadap Lebanon sejak 2 Maret telah menewaskan 3.468 orang dan melukai 10.577 lainnya.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pezeshkian: Iran siap berdialog, tetapi tak bisa dipaksa menyerah
Indonesia
•
08 Aug 2026

‘Shutdown’ pemerintahan AS masuki pekan ketiga, Depkeu AS peringatkan dampak ekonomi
Indonesia
•
15 Oct 2025

Menlu Iran sebut perundingan nuklir "berada di jalur yang benar"
Indonesia
•
05 Oct 2022

Arab Saudi tangguhkan penerbangan internasional selama sepekan
Indonesia
•
21 Dec 2020


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
