Fokus Berita – Rumah paliatif dan ‘hospice’ bantu pasien kanker peroleh perawatan holistik

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan sambutan dalam acara bincang petang ‘A Cup for Lives’ yang digelar oleh Yayasan Kanker Anak Indonesia (YKAI) di Jakarta, Senin (23/10/2023). (Indonesia Window)
Rumah paliatif dan hospice bertujuan menyediakan perawatan kesehatan yang holistik dan menyeluruh bagi para pasien kanker, dengan melibatkan keluarga mereka agar bisa selalu mendukung dalam setiap tahap pengobatan kanker.
Jakarta (Indonesia Window) – Cara tepat dan cepat dalam mengatasi meningkatnya kasus kanker adalah dengan melakukan deteksi dini, kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat menyampaikan sambutan dalam acara bincang petang ‘A Cup for Lives’ yang digelar oleh Yayasan Kanker Anak Indonesia (YKAI) di Jakarta, awal pekan ini.“Data yang saya dapatkan, ada sekitar 20 juta kasus kanker di seluruh dunia, dengan 10 juta di antaranya meninggal dunia,” ujar menkes.Sementara itu, Indonesia mencatat 400.000 kasus dengan pertumbuhan yang sangat cepat, dengan 250.000 pasien meninggal.“Perbedaan antara angka di tingkat global dan di tingkat nasional ini terjadi karena rendahnya deteksi dini, sehingga kasus ini diketahui setelah di stadium 3 atau 4,” ujar Budi Sadikin, seraya menambahkan bahwa 70-80 persen kasus kanker di Indonesia termasuk “late detection” (deteksi terlambat), yang akhirnya, 90 persen dari jumlah total pasien meninggal dunia.Lebih lanjut menkes menekankan bahwa selain upaya pengobatan, edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya deteksi dini kanker harus digalakkan.“Fokus pemerintah saat ini adalah meningkatkan upaya deteksi dini kanker di kalangan masyarakat umum,” tuturnya, lalu menekankan bahwa deteksi dini juga bertujuan meningkatkan kualitas hidup, terutama bagi para pasien.“Ada empat jenis kanker yang paling tinggi di Indonesia. Untuk perempuan, yakni breast cancer (kanker payudara) dan kanker serviks (leher rahim), sementara untuk laki-laki, lung cancer (kanker paru-paru) dan colon cancer (kanker usus),” papar menkes.Dia berharap, masyarakat tidak takut untuk melakukan deteksi dini, terutama untuk kasus kanker payudara yang kebanyakan dialami oleh kaum perempuan.“Deteksi dini breast cancer sangat mudah, yaitu hanya dengan meraba. Jika kasus kanker diketahui sejak awal, maka upaya pengobatan akan lebih cepat dilakukan dengan potensi kesembuhan yang tinggi,” ujar Budi Sadikin.Sementara itu, lanjutnya, pengobatan kanker memerlukan waktu yang relatif lama dengan perawatan yang holistik, mulai dari diagnosa hingga pemulihan.“Pasien harus stay lama di rumah sakit, dan di sinilah kita memerlukan hospice,” ujar menkes.Membangun rumah paliatif dan hospice sebagai akomodasi atau tempat tinggal sementara bagi pasien yang akan menjalani perawatan kanker menjadi cita-cita YKAI.
Ketua Yayasan Kanker Anak Indonesia (YKAI), Sallyana Sorongan, mengenalkan berbagai kegiatan YKAI dan rencana pembangunan rumah paliatif, dalam acara bincang petang ‘A Cup for Lives’ di Jakarta, Senin (23/10/2023). (Indonesia Window)
Dokter spesialis anak di RS Kanker Dharmais, dr. Reni Wigati, memaparkan perkembangan layanan kesehatan bagi pasien dengan kanker, dalam acara bincang petang ‘A Cup for Lives’ yang digelar oleh Yayasan Kanker Anak Indonesia (YKAI) di Jakarta, Senin (23/10/2023). (Indonesia Window)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Indonesia impor 3 kereta dari China karena harga kompetitif dan spesifikasi sesuai kebutuhan
Indonesia
•
08 Feb 2024

BI-Bank Sentral Australia sepakati pembaruan perjanjian ‘swap bilateral’
Indonesia
•
21 Feb 2022

Kemenag minta hak jamaah haji dipenuhi
Indonesia
•
29 Jun 2023

Indonesia dan UE masuki proses finalisasi kesepakatan perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif
Indonesia
•
07 May 2025
Berita Terbaru

Fokus Berita – Lembaga konservasi minta dilibatkan dalam pembuatan peraturan oleh pemerintah
Indonesia
•
30 Jan 2026

Feature - Napas budaya Mahasiswa Indonesia di Singapura
Indonesia
•
27 Jan 2026

Kajian ilmiah – Dr. Syafiq Riza Basalamah bedah urgensi akhlak dan kekuatan doa di CONNECT 2026
Indonesia
•
26 Jan 2026

Tantangan zaman makin kompleks, CONNECT 2026 hadirkan 'event' dakwah perspektif global
Indonesia
•
24 Jan 2026
