
Optimisme terhadap saham China melonjak ke level tertinggi dalam 5 tahun

Seorang staf berjalan melewati Bursa Efek Shenzhen di Shenzhen, Provinsi Guangdong, China selatan, pada 21 September 2020. (Xinhua/Mao Siqian)
Saham-saham di China Daratan mendapatkan aliran dana asing aktif senilai 1,39 miliar dolar AS dalam empat pekan yang berakhir pada 25 Januari, sementara arus masuk dana aktif ke saham-saham di Hong Kong selama periode tersebut, tercatat senilai 2,16 miliar dolar AS.
New York City, AS (Xinhua) – Uang mengalir ke saham-saham di China Daratan dan Hong Kong dengan cara yang tidak pernah terlihat sejak 2018, cerminan positif dari lingkungan makro di China, demikian dilaporkan CNBC pada Ahad (5/2), mengutip firma riset EPFR Global.Para pengelola dana asing aktif menanamkan 1,39 miliar dolar AS ke saham di China Daratan dalam empat pekan yang berakhir pada 25 Januari, tunjuk data EPFR.Arus masuk dana aktif ke saham-saham di Hong Kong bahkan lebih besar selama periode tersebut, yakni senilai 2,16 miliar dolar AS, menurut data itu.Para pengelola dana aktif lebih terlibat dalam memilih investasi portofolio, sementara pengelola dana pasif cenderung mengikuti indeks saham."Para pengelola (dana) aktif belum pernah sepositif ini terhadap pasar China dalam lima tahun terakhir," ujar Steven Shen, manajer strategi kuantitatif di EPFR, seperti dikutip CNBC.*1 dolar AS = 15.055 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Pemerintah India minta saran masyarakat untuk redam lonjakan harga tomat
Indonesia
•
05 Jul 2023

Menteri Saudi: Pengurangan ‘output’ minyak OPEC+ dorong stabilitas pasar
Indonesia
•
08 Sep 2022

Feature – Varietas kopi paling 'underrated' di dunia bersinar di Provinsi Jambi
Indonesia
•
11 Dec 2025

Pembangunan kilang minyak Tuban pada tahap “general engineering design”
Indonesia
•
02 Sep 2020


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
