
China buka saluran ekspor baru untuk sayuran dan buah-buahan ke Mongolia

Pengunjung mencicipi buah anggur dalam kegiatan perayaan festival panen petani China di Hohhot, Daerah Otonom Mongolia Dalam, China utara, pada 19 September 2022. (Xinhua/Peng Yuan)
Saluran ekspor melalui Pelabuhan Ganqmod di Daerah Otonom Mongolia Dalam, China utara, membantu masyarakat mengirim produk sayuran dan buah-buahan, termasuk apel, pir, tomat, dan mentimun, melewati pelabuhan darat di Kota Bayan Nur, menuju Provinsi Gobi Selatan, Mongolia.
Hohhot (Xinhua) -- China meluncurkan saluran ekspor baru untuk sayuran dan buah-buahan ke Mongolia dengan 18,5 ton produk segar diangkut melalui Pelabuhan Ganqmod, Daerah Otonom Mongolia Dalam, China utara, pada Senin (19/12).Truk-truk yang mengangkut 18 jenis sayuran dan buah-buahan, termasuk apel, pir, tomat, dan mentimun, melewati pelabuhan darat di Kota Bayan Nur, menuju Provinsi Gobi Selatan, Mongolia. Permintaan produk pertanian di provinsi itu terus meningkat karena pertumbuhan populasi di daerah pertambangannya.Dulu, buah-buahan, sayuran, dan kebutuhan sehari-hari lainnya diangkut ke Ulan Bator, ibu kota Mongolia, melalui Erenhot, pelabuhan darat terbesar di perbatasan China-Mongolia, baru kemudian ke Gobi Selatan, kata Lyu Xiaojun, wakil direktur kantor pengelola pelabuhan Bayan Nur.Jarak transportasi melalui saluran baru ini lebih dekat 1.500 km, sehingga membantu memangkas biaya dan menjaga kesegaran produk, papar Lyu."Dengan platform baru ini, perusahaan-perusahaan kami akan dapat mengekspor produk buah-buahan dan sayuran berkualitas tinggi, serta memperdalam pertukaran dan kerja sama dengan Mongolia," sambung Lyu.Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Konsumsi listrik China capai 8,31 triliun kilowatt-jam pada 2021
Indonesia
•
19 Jan 2022

Minyak turun karena kekhawatiran resesi dan pasokan ketat OPEC
Indonesia
•
04 Jul 2022

Indonesia butuh 36 miliar dolar AS untuk investasi energi terbarukan
Indonesia
•
05 Dec 2019

Indeks kepercayaan konsumen AS anjlok ke level terendah sejak pandemik covid-19 akibat kekhawatiran terkait perang dagang
Indonesia
•
01 May 2025


Berita Terbaru

Area hutan dunia terus menyusut, target hutan global masih jauh dari memadai
Indonesia
•
12 May 2026

Nafta langka, produsen makanan ringan terkemuka Jepang gunakan kemasan hitam-putih
Indonesia
•
12 May 2026

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026
