
Semakin banyak penumpang AS di bandara bawa senjata dalam tas mereka

Beragam senjata api dipajang di Dallas Gun Show di Parker, sebuah kota di pinggiran Dallas, Texas, Amerika Serikat, pada 22 Januari 2022. (Xinhua/Lin Li)
Senjata api yang dibawa dalam tas jinjing oleh para pelancong Amerika Serikat di sejumlah bandara di California Selatan semakin banyak jumlahnya, dan perilaku tersebut menjadi semakin umum, dengan satu senjata disita dari setiap 226.764 penumpang yang boarding.
Washington, AS (Xinhua) – Semakin banyak pelancong Amerika Serikat (AS) di sejumlah bandara di California Selatan yang membawa senjata di tas jinjing mereka, menurut laporan sebuah surat kabar lokal AS pada Kamis (2/2) lalu.Pada 2018, rata-rata satu senjata ditemukan dari 584.187 penumpang yang boarding, menurut Orange County Register, mengutip laporan data dari Badan Keamanan Transportasi (Transportation Security Administration/TSA).
Sejumlah pejalan kaki melewati tanda zona bebas senjata api di dekat Times Square di New York City, Amerika Serikat (AS), pada 1 September 2022. Negara Bagian New York mulai melarang membawa senjata api secara rahasia di sejumlah area sensitif yang ditentukan, termasuk Times Square, bar, perpustakaan, sekolah, gedung pemerintah, dan rumah sakit, di seluruh negara bagian itu pada Kamis (1/9/2022) setelah Mahkamah Agung AS membatalkan undang-undang membawa senjata api secara rahasia yang telah berusia seabad di negara bagian itu pada Juni. (Xinhua/Michael Nagle)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Presiden Xi bertemu Putin di Moskow
Indonesia
•
23 Mar 2023

China siap tingkatkan kepercayaan strategis timbal balik dengan Turkiye
Indonesia
•
31 Jul 2023

12 negara Uni Eropa terdampak pemotongan gas Rusia
Indonesia
•
23 Jun 2022

Otoritas Afsel sebut berbagai persoalan Afrika dibahas di KTT BRICS mendatang
Indonesia
•
02 Aug 2023


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
