
Pemerintah AS masuki masa ‘shutdown’ untuk kali pertama dalam hampir 7 tahun

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berbicara kepada awak media saat hendak meninggalkan Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 26 September 2025. (Xinhua/Hu Yousong)
Shutdown dimulai beberapa jam setelah Senat AS gagal meloloskan sebuah RUU pengeluaran jangka pendek yang akan memungkinkan pemerintahan tetap berjalan untuk sementara waktu.
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Pemerintah federal Amerika Serikat (AS) memasuki masa penutupan (shutdown) pada Rabu (1/10) pagi waktu setempat menyusul perpecahan partisan yang menghalangi Kongres untuk meloloskan rancangan undang-undang (RUU) pendanaan. Hal ini menandai penutupan pemerintahan (government shutdown) pertama dalam hampir tujuh tahun terakhir.Ratusan ribu pegawai federal mau tidak mau harus mengambil cuti tidak berbayar, dengan beberapa layanan publik berpotensi ditangguhkan atau ditunda, dan perilisan data ekonomi mungkin juga akan terdampak.Shutdown tersebut dimulai beberapa jam setelah Senat AS gagal meloloskan sebuah RUU pengeluaran jangka pendek yang akan memungkinkan pemerintahan tetap berjalan untuk sementara waktu. Resolusi lanjutan yang diusulkan oleh anggota Senat dari Partai Republik ditolak oleh para anggota dari Partai Demokrat, gagal mencapai 60 suara yang dibutuhkan untuk meloloskannya.Dalam negosiasi terbaru, tunjangan kesehatan menjadi salah satu poin utama yang diperdebatkan di antara kedua pihak. Pihak Partai Demokrat menuntut tunjangan perawatan kesehatan yang lebih kuat, termasuk perpanjangan subsidi yang ditingkatkan untuk Undang-Undang Perawatan Terjangkau (Affordable Care Act/ACA) yang akan berakhir pada akhir tahun ini, serta memulihkan kelayakan cakupan undang-undang tersebut untuk imigran tertentu yang berada di negara itu secara legal, termasuk pengungsi dan pencari suaka.Di sisi lain, pihak Partai Republik menentang langkah-langkah ini dan terus mendorong agar level pendanaan pemerintah saat ini dipertahankan untuk sementara guna memungkinkan lebih banyak waktu untuk negosiasi.Sebelumnya pada Selasa (30/9), pihak Partai Republik dan Partai Demokrat saling menyalahkan dan menuduh satu sama lain telah mendorong pemerintahan ke kondisi shutdown.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Kerusuhan buruh picu kerugian produksi hampir setengah miliar dolar AS di industri garmen Bangladesh
Indonesia
•
21 Oct 2024

COVID-19 – WHO: Jangan remehkan Omicron
Indonesia
•
15 Dec 2021

China desak AS tak manfaatkan benda udara sipil untuk manipulasi politik
Indonesia
•
18 Feb 2023

Militer Israel klaim 1.900 tentara dan komandan Iran tewas dalam sejumlah serangan
Indonesia
•
10 Mar 2026


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
