
WHO serukan lebih banyak sumbangan layanan kesehatan untuk Yaman

Seorang anak penderita malanutrisi berbaring di tempat tidur, menunggu dokter mengobatinya, di departemen perawatan malnutrisi sebuah rumah sakit di Sanaa, Yaman, pada 16 Juli 2022. (Xinhua/Mohammed Mohammed)
Sistem kesehatan di Yaman terancam ambruk, dengan 10 juta warga Yaman, termasuk 7,9 juta anak-anak, tidak memiliki akses untuk mendapatkan layanan kesehatan, sementara sekitar 1,1 juta anak di Yaman menderita malanutrisi akut dan 2,9 juta wanita usia subur kekurangan pelayanan maternal.
Sanaa, Yaman (Xinhua) – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengajukan permohonan dana bantuan senilai 392 juta dolar AS untuk memberikan dukungan kesehatan esensial kepada 12,9 juta warga Yaman pada 2023."Yaman membutuhkan dukungan mendesak dan kuat dari donor internasional dan para mitra lainnya untuk secara efektif mencegah kemungkinan ambruknya sistem kesehatan di Yaman," papar pernyataan WHO seperti dikutip Adham Abdel Moneim Ismail, Perwakilan WHO di Yaman, pada Ahad (26/2).Seruan itu disampaikan menjelang acara perjanjian tingkat tinggi untuk krisis kemanusiaan di Yaman, kegiatan penggalangan dana yang dipimpin Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang digelar pada Senin (27/2) di Jenewa, Swiss.
Seorang pasien penyakit mata asal Yaman duduk di dalam gubuknya di Distrik Midi, Provinsi Hajjah, Yaman, pada 8 Januari 2023. (Xinhua/Mohammed Al-Wafi)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Fokus Berita – China promosikan kesehatan mental bagi seluruh rakyatnya
Indonesia
•
28 Dec 2023

Gempa tewaskan 2.053 orang di Afghanistan, pejabat minta bantuan
Indonesia
•
09 Oct 2023

PBB: Perawatan kesehatan buruk renggut 8 juta nyawa, dunia rugi 6 triliun dolar per tahun
Indonesia
•
15 Jun 2023

Oseanarium terbesar di Malaysia hadirkan pertunjukan bertema musim dingin
Indonesia
•
01 Dec 2022


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
