
Situasi di Darfur Utara di Sudan masih "katastropik"

Seorang wanita memangku seorang anak di sebuah kamp pengungsi di El Fasher, Darfur Utara, Sudan, pada 9 Juli 2025. (Xinhua/UNICEF)
Situasi di Darfur Utara, Sudan, masih katastropik menyusul jatuhnya ibu kota negara bagian tersebut, El Fasher, yang diwarnai serangan berkepanjangan terhadap warga sipil.
PBB (Xinhua/Indonesia Window) – Situasi di Negara Bagian Darfur Utara, Sudan, masih "katastropik" menyusul jatuhnya ibu kota negara bagian tersebut, El Fasher, yang diwarnai serangan berkepanjangan terhadap warga sipil, kata badan-badan kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Jumat (31/10).Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengatakan bahwa warga sipil terus mengungsi ke arah Tawila, sebuah kota berjarak 40 kilometer dari El Fasher, sementara akses bantuan kemanusiaan ke El Fasher masih terhambat.OCHA mengatakan bahwa di Tawila, PBB dan mitra-mitra lokalnya berupaya mencatat para pendatang baru untuk menyalurkan bantuan darurat. Meski demikian, masih terdapat kesenjangan yang besar, termasuk perlengkapan tempat tinggal, obat-obatan dan pasokan perawatan trauma, serta bantuan makanan dan dukungan psikososial.Organisasi Internasional untuk Migrasi (International Organization for Migration/IOM) memperkirakan setidaknya 62.000 orang telah mengungsi dari El Fasher dan daerah sekitarnya antara 26 hingga 29 Oktober, dengan kerawanan di sepanjang rute terus membatasi pergerakan mereka.Situasi kemanusiaan di Negara Bagian Kordofan Utara juga masih mengkhawatirkan, kata OCHA. Menurut perkiraan IOM, sejauh pekan ini, sekitar 36.000 orang mengungsi dari Kota Bara, sebelah utara El Obeid, ibu kota negara bagian tersebut.OCHA mengatakan bahwa sumber-sumber lokal terus menyampaikan laporan yang sangat mengkhawatirkan tentang para pengungsi sipil yang mengalami penculikan dan menghadapi pemerasan.OCHA memperbarui permohonannya untuk pendanaan baru yang fleksibel, mengingat kurang dari sepertiga dari rencana bantuan senilai 4,2 miliar dolar AS untuk Sudan telah terpenuhi.1 dolar AS = 16.640 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Subvarian baru virus corona JN.1 menyebar cepat di AS, picu kekhawatiran
Indonesia
•
22 Dec 2023

Sri Lanka pertimbangkan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah umur
Indonesia
•
28 Jan 2026

COVID-19 – WHO sebut pandemik masih jadi kedaruratan kesehatan internasional
Indonesia
•
20 Oct 2022

Liga Dunia Muslim bantu korban banjir Pakistan
Indonesia
•
20 Sep 2020


Berita Terbaru

Feature – Mengenal ‘catsitter’: Merawat kucing, menjaga kepercayaan
Indonesia
•
25 Sep 2026

Jepang makin tua, punya 36,24 juta lansia
Indonesia
•
21 Sep 2026

Feature – Paradoks media sosial di Indonesia: Buka jalan keadilan, juga picu perundungan
Indonesia
•
22 Sep 2026

Festival pertengahan musim gugur hadir di Batam, ratusan orang nikmati perpaduan budaya China-Indonesia
Indonesia
•
21 Sep 2026
