
Ilmuwan ungkap sejumlah target untuk bakal stasiun riset Bulan

Gambar yang dirilis oleh Administrasi Luar Angkasa Nasional China (China National Space Administration/CNSA) pada 4 Desember 2020 ini menunjukkan bendera nasional China yang terkembang dari wahana Chang'e-5 di Bulan. (Xinhua/CNSA)
Stasiun riset Bulan internasional yang diusulkan oleh para ilmuwan divisi eksplorasi Bulan dan luar angkasa dalam (deep space) dari Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS), menargetkan pengamatan Bumi dari Bulan dan pemanfaatan sumber daya Bulan.
Beijing, China (Xinhua) – Para ilmuwan mengusulkan sejumlah target untuk bakal stasiun riset Bulan internasional, termasuk pengamatan Bumi dari Bulan dan pemanfaatan sumber daya Bulan, lapor harian China Science Daily pada Jumat (17/3).Zou Yongliao, kepala divisi eksplorasi Bulan dan luar angkasa dalam (deep space) dari Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS), mengumumkan target-target tersebut dalam sebuah konferensi luar angkasa nasional baru-baru ini.China berencana membangun sebuah model dasar untuk stasiun penelitian Bulan dalam dua misi eksplorasi terencana yang akan selesai pada 2028, dan kemudian memperluasnya menjadi stasiun internasional.Menurut Zou, saat ilmuwan terus mengembangkan cetak biru stasiun riset tersebut, mereka telah membuat kemajuan dengan menghasilkan sejumlah target spesifik untuk sains dan penerapan.Target-target itu terutama meliputi tentang mempelajari evolusi Bulan, menjelajahi pembentukan dan aktivitas bintang, serta mengamati matahari dan Bumi dari Bulan.Zou juga menyebutkan tentang pelaksanaan sejumlah eksperimen ilmiah, seperti menumbuhkan tanaman di permukaan Bulan, serta pemanfaatan sumber daya Bulan, misalnya mineral Bulan dan energi surya.Ilmuwan itu mengatakan bahwa Bulan masih menjadi "lahan utama" dalam eksplorasi deep space, dan pembangunan stasiun riset Bulan internasional merupakan kebutuhan historis.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Feature – Hampir 40 tahun jelajahi hutan, profesor BRIN temukan tiga spesies baru kantong semar, selamatkan Nepenthes Indonesia
Indonesia
•
25 Jun 2026

COVID-19 – WHO: Omicron tampaknya sangat menular, namun jangan panik
Indonesia
•
04 Dec 2021

COVID-19 - UEA kembangkan teknologi tes cepat COVID-19 dengan laser
Indonesia
•
21 May 2020

China lampaui AS dalam penerbitan makalah akademis paling berpengaruh
Indonesia
•
02 Oct 2023


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
