Gelombang panas kikis pendapatan para sopir taksi di Myanmar

Seorang sopir taksi beristirahat di dalam mobilnya di hari yang panas di Yangon, Myanmar, pada 4 Mei 2024. (Xinhua/Myo Kyaw Soe)
Suhu panas yang melanda sebagian besar wilayah Myanmar berdampak signifikan pada kehidupan sehari-hari masyarakat, terutama pada mata pencaharian para sopir taksi.
Yangon, Myanmar (Xinhua) – Suhu panas yang melanda sebagian besar wilayah Myanmar berdampak signifikan pada kehidupan sehari-hari masyarakat, terutama pada mata pencaharian para sopir taksi.Laporan yang dirilis oleh Departemen Meteorologi dan Hidrologi Myanmar menunjukkan bahwa banyak daerah di negara Asia Tenggara itu mengalami suhu yang melebihi 40 derajat Celsius dalam beberapa hari terakhir.Seiring dengan melonjaknya kadar merkuri di seluruh Myanmar, Kementerian Kesehatan Myanmar menerbitkan imbauan, mendesak warga untuk melakukan tindakan pencegahan yang diperlukan guna melindungi kesehatan mereka dan memberikan panduan untuk tetap aman selama cuaca panas ekstrem dan meminimalkan paparan radiasi ultraviolet yang berbahaya.U Maung Maung (65), seorang sopir taksi di Yangon, menceritakan keadaannya pada Jumat (3/5), "Penghasilan saya turun sekitar sepertiga karena lebih sedikit penumpang yang keluar saat cuaca panas.""Hanya segelintir orang yang keluar rumah saat cuaca panas. Beberapa orang khawatir dengan cuaca panas. Jika mereka harus keluar rumah, mereka biasanya pergi di malam hari," katanya."Saya memiliki lima anggota keluarga. Beberapa pengeluaran meningkat karena cuaca panas. Saya harus minum lebih banyak air dan minuman elektrolit," imbuhnya.
Seorang sopir taksi beristirahat di dalam mobilnya di hari yang panas di Yangon, Myanmar, pada 4 Mei 2024. (Xinhua/Myo Kyaw Soe)
Seorang sopir taksi beristirahat di dalam mobilnya di hari yang panas di Yangon, Myanmar, pada 4 Mei 2024. (Xinhua/Myo Kyaw Soe)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

400.000 pengungsi Suriah kembali dari Lebanon, utusan PBB desak lebih banyak dukungan untuk Suriah
Indonesia
•
25 Nov 2024

17 tewas saat kereta tergelincir di Kota Tabas, Iran
Indonesia
•
08 Jun 2022

Sepasang panda raksasa pulang ke China setelah dua dekade di Memphis Zoo, AS
Indonesia
•
22 Dec 2022

Trump teken perintah eksekutif untuk mulai bubarkan Departemen Pendidikan AS
Indonesia
•
21 Mar 2025
Berita Terbaru

Kolaborasi ponpes tahfizh MSQ dengan Indonesia Window tingkatkan kapasitas dakwah
Indonesia
•
30 Jan 2026

Antisipasi wabah Nipah, Singapura akan terapkan pemeriksaan suhu tubuh di bandara
Indonesia
•
30 Jan 2026

Feature – Mengenal komunitas Hakka Indonesia di Museum TMII
Indonesia
•
28 Jan 2026

Feature – Dracin buat kaum muda Indonesia makin akrab dengan Imlek
Indonesia
•
28 Jan 2026
