Guangxi di China terbitkan Surat Keterangan Asal RCEP pertama ke Indonesia

Foto yang diabadikan pada 2 Januari 2023 ini menunjukkan para staf dari Bea Cukai Yongguan di bawah naungan Bea Cukai Nanning memeriksa produk madu yang akan diekspor ke Indonesia. (Sumber: Bea Cukai Nanning)
Surat Keterangan Asal pertama di bawah Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP) ke Indonesia telah digunakan oleh Guangxi Miboshi Honey Co., Ltd. untuk mengekspor 40 ton sirup campuran yang diproduksi dengan madu, dengan tarif bea cukai untuk barang tersebut diturunkan dari 5 persen menjadi nol.
Nanning, China (Xinhua) – Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi di China selatan menerbitkan Surat Keterangan Asal (SKA) pertama di bawah Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP) ke Indonesia pada Senin (2/1), seiring mulai berlakunya perjanjian tersebut di Indonesia pada 2 Januari 2023, menurut Bea Cukai Nanning.Surat tersebut digunakan oleh Guangxi Miboshi Honey Co., Ltd. untuk mengekspor 40 ton sirup campuran yang diproduksi dengan madu. Dengan SKA di bawah RCEP, tarif bea cukai untuk barang tersebut di Indonesia akan diturunkan dari 5 persen menjadi nol, kata pihak perusahaan.Zhou Guihua, direktur eksekutif perusahaan tersebut mengatakan bahwa Indonesia merupakan pasar luar negeri yang penting bagi perusahaannya. Di bawah kerangka RCEP, manfaat pemangkasan tarifnya sangat terasa.Pertama, para pelanggan Indonesia dapat menghemat sedikitnya 10.000 yuan per kontainer untuk bea cukai. Kedua, RCEP meningkatkan daya saing produk kami, membantu kami membangun hubungan kerja sama yang lebih stabil dengan mitra dagang kami dan memperluas pasar ASEAN lebih lanjut, imbuh Zhou.Dalam 11 bulan pertama 2022, volume perdagangan Guangxi dengan Indonesia mencapai 14,54 miliar yuan, naik 79,4 persen secara tahunan (year on year/yoy). Dari angka tersebut, jumlah ekspor 5,14 miliar yuan, naik 109,4 persen yoy; sementara jumlah impor mencapai 9,4 miliar yuan, naik sebesar 66,3 persen (yoy); Indonesia menikmati surplus lebih dari 4 miliar yuan.
Foto yang diabadikan pada 2 Januari ini menunjukkan seorang pekerja dari sebuah perusahaan di Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China selatan sedang menunjukkan Surat Keterangan Asal RCEP yang baru diterbitkan.(Sumber: Bea Cukai Nanning)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

UIII, Al Azhar kerja sama perkuat kajian Islam klasik tentang sains, teknologi
Indonesia
•
22 Feb 2025

Presiden Prabowo terima penghargaan tertinggi Nishan-e-Pakistan
Indonesia
•
10 Dec 2025

Indonesia akan pangkas porsi batu bara untuk listrik jadi sekitar 30 persen pada 2050
Indonesia
•
09 Oct 2025

Mendag harapkan Jakarta Fashion Week 2023 tumbuhkan industri fesyen Indonesia
Indonesia
•
25 Oct 2022
Berita Terbaru

Fokus Berita – Lembaga konservasi minta dilibatkan dalam pembuatan peraturan oleh pemerintah
Indonesia
•
30 Jan 2026

Feature - Napas budaya Mahasiswa Indonesia di Singapura
Indonesia
•
27 Jan 2026

Kajian ilmiah – Dr. Syafiq Riza Basalamah bedah urgensi akhlak dan kekuatan doa di CONNECT 2026
Indonesia
•
26 Jan 2026

Tantangan zaman makin kompleks, CONNECT 2026 hadirkan 'event' dakwah perspektif global
Indonesia
•
24 Jan 2026
