
Trump sebut tarif 50 persen untuk tembaga mulai berlaku 1 Agustus

Sebuah kendaraan penambangan nirawak yang didukung teknologi 5G beroperasi di sebuah ladang pertambangan milik Jiangxi Copper Co., Ltd. (Jiangxi Copper) di Kota Dexing, Provinsi Jiangxi, China timur, pada 24 Agustus 2023. (Xinhua/Zhang Weifeng)
Tarif baru sebesar 50 persen untuk tembaga yang telah diumumkan oleh Donald Trump pekan ini, akan mulai berlaku pada 1 Agustus.
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Rabu (9/7) mengatakan bahwa tarif 50 persen untuk tembaga, yang sempat dia umumkan sebelumnya pada pekan ini, akan mulai berlaku pada 1 Agustus."Saya mengumumkan TARIF 50 persen untuk Tembaga, efektif berlaku 1 Agustus 2025, setelah menerima EVALUASI KEAMANAN NASIONAL yang solid," tulis Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social.Sebagai "material kedua yang paling banyak digunakan oleh Departemen Pertahanan," kata Trump, tembaga "diperlukan" untuk semikonduktor, pesawat terbang, kapal, amunisi, pusat data, baterai lithium-ion, sistem radar, sistem pertahanan rudal, dan senjata hipersonik."Amerika akan, sekali lagi, membangun Industri Tembaga yang DOMINAN," kata Trump.AS mengimpor hampir separuh dari tembaga yang digunakannya, yang sebagian besar berasal dari Chile, kata CNBC, mengutip data dari badan pemerintah, United States Geological Survey (USGS).Dalam rapat Kabinet pada Selasa (8/7), Trump mengumumkan tarif baru sebesar 50 persen untuk tembaga, sembari menambahkan bahwa dirinya masih merencanakan tarif untuk beberapa industri tertentu, termasuk obat-obatan, semikonduktor, dan logam.Pada awal Juni, Trump menaikkan tarif impor baja dan aluminium dari 25 persen menjadi 50 persen.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

PBB: Agresi Israel telah hancurkan 212 sekolah di Gaza
Indonesia
•
31 Mar 2024

Penjualan mobil listrik BMW naik dua kali lipat pada 2022
Indonesia
•
11 Jan 2023

Melonjaknya penjualan parfum cerminkan perubahan kebiasaan konsumen AS
Indonesia
•
09 Jul 2024

LIPI: Ekonomi Indonesia 2020 Melambat
Indonesia
•
20 Dec 2019


Berita Terbaru

Area hutan dunia terus menyusut, target hutan global masih jauh dari memadai
Indonesia
•
12 May 2026

Nafta langka, produsen makanan ringan terkemuka Jepang gunakan kemasan hitam-putih
Indonesia
•
12 May 2026

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026
