Bali perketat aturan untuk galakkan pariwisata berkualitas

Foto dari udara yang diabadikan pada 24 Desember 2023 ini memperlihatkan pemandangan Pantai Nusa Dua di Bali. (Xinhua/Xu Qin)
Tata kelola pariwisata Bali akan menggeser fokusnya dari kuantitas ke kualitas, sejalan dengan peraturan provinsi yang bertujuan untuk memastikan pengembangan pariwisata yang lebih berkelanjutan dan tertib.
Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) – Pemerintah Pulau Bali berencana memperketat pemeriksaan terhadap wisatawan asing mulai 2026, termasuk kemampuan finansial, lama tinggal, dan kegiatan yang direncanakan, sebagai bagian dari upaya untuk mempromosikan pariwisata berkualitas, demikian disampaikan oleh Gubernur Bali I Wayan Koster seperti dikutip media lokal pada Jumat (2/1).Gubernur Koster mengatakan tata kelola pariwisata Bali akan menggeser fokusnya dari kuantitas ke kualitas, sejalan dengan peraturan provinsi yang bertujuan untuk memastikan pengembangan pariwisata yang lebih berkelanjutan dan tertib.Untuk menilai kemampuan finansial pengunjung, dia mengatakan bahwa pihak berwenang akan memeriksa saldo rekening tabungan wisatawan asing selama tiga bulan terakhir."Salah satu aspek pariwisata berkualitas yang perlu dipertimbangkan adalah jumlah uang di rekening tabungan Anda selama tiga bulan terakhir," kata Koster.Selain pemeriksaan keuangan, Koster mengatakan wisatawan asing yang memasuki Bali juga akan diminta untuk memberikan informasi tentang durasi tinggal mereka dan kegiatan yang mereka rencanakan selama kunjungan mereka.Menurut sang gubernur, Bali mencatat 7,05 juta kedatangan wisatawan asing melalui udara dan 71.000 melalui laut pada 2025.Melalui langkah-langkah strategis tersebut, pemerintah Provinsi Bali tetap optimis bahwa 'Pulau Dewata' ini akan memulai tahun 2026 dengan kinerja pariwisata berkualitas tinggi yang semakin meningkat. Konsistensi layanan yang prima diharapkan dapat memperkuat posisi Bali sebagai destinasi kelas dunia sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional dan kesejahteraan masyarakat.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Opini – Menjadi ‘Panglima Diplomasi’ di kancah internasional
Indonesia
•
19 Jan 2024

Mendag Zulkifli bahas kerja sama bilateral dengan menteri Spanyol
Indonesia
•
22 Sep 2022

Fokus Berita – ‘Monkeypox’ pertama terkonfirmasi di Indonesia, tak perlu panik
Indonesia
•
22 Aug 2022

Indonesia-Hongaria sepakat pembentukan dana investasi bersama
Indonesia
•
17 Feb 2021
Berita Terbaru

Fokus Berita – Lembaga konservasi minta dilibatkan dalam pembuatan peraturan oleh pemerintah
Indonesia
•
30 Jan 2026

Feature - Napas budaya Mahasiswa Indonesia di Singapura
Indonesia
•
27 Jan 2026

Kajian ilmiah – Dr. Syafiq Riza Basalamah bedah urgensi akhlak dan kekuatan doa di CONNECT 2026
Indonesia
•
26 Jan 2026

Tantangan zaman makin kompleks, CONNECT 2026 hadirkan 'event' dakwah perspektif global
Indonesia
•
24 Jan 2026
