
Arab Saudi umumkan ‘bidding’ lisensi eksplorasi di tiga sabuk mineral

Ilustrasi kegiatan penambangan. (Shane McLendon on Unsplash)
Tiga sabuk mineral Arab Saudi mencakup total area lebih dari 13.000 kilometer persegi dengan potensi mineral termasuk emas, perak, tembaga, seng, dan nikel.
Riyadh, Arab Saudi (Xinhua/Indonesia Window) – Kementerian Perindustrian dan Sumber Daya Mineral Arab Saudi pada Senin (1/12) mengumumkan peluncuran putaran penawaran (bidding) baru untuk lisensi eksplorasi yang mencakup tiga sabuk mineral.Menurut pihak kementerian, ketiga sabuk tersebut mencakup total area lebih dari 13.000 kilometer persegi dengan potensi mineral termasuk emas, perak, tembaga, seng, dan nikel.Kementerian itu menyatakan bahwa sabuk-sabuk yang ditawarkan kali ini dibangun di area yang sebelumnya dipresentasikan dalam putaran-putaran awal tender lisensi pertambangan, dan termasuk lokasi-lokasi yang telah menjadi fokus penelitian ekstensif selama beberapa dekade.Kementerian itu menambahkan bahwa lokasi-lokasi tersebut mencakup sabuk-sabuk dengan tambang emas yang sudah ada dan menghasilkan produksi tahunan yang signifikan, serta zona-zona yang mengandung cadangan berbagai mineral utama lainnya.Lebih lanjut disampaikan oleh pihak kementerian bahwa periode pendaftaran untuk tahap prakualifikasi akan tetap dibuka hingga 15 Desember, seraya menambahkan bahwa semua informasi geologis dan teknis yang relevan dapat diakses oleh investor melalui platform digital Taadeen milik kementerian tersebut.Proses tender terdiri dari tiga tahap, yakni prakualifikasi, pemilihan lokasi, dan lelang langsung multiputaran yang rencananya digelar pada kuartal pertama tahun depan, di mana perusahaan-perusahaan akan bersaing berdasarkan anggaran eksplorasi yang diusulkan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

India: Impor minyak Rusia adalah bagian dari strategi manajemen inflasi
Indonesia
•
09 Sep 2022

China akan terapkan tarif RCEP pada barang-barang Malaysia
Indonesia
•
24 Feb 2022

Malaysia keluhkan Kraft Heinz tentang klaim ‘No Palm Oil’
Indonesia
•
28 Nov 2020

Fokus Berita – Penerapan tarif terbaru AS tuai penolakan dan aksi balasan
Indonesia
•
04 Feb 2025


Berita Terbaru

Singapura bentuk Future of Finance Institute, percepat adopsi AI dan tokenisasi di sektor keuangan
Indonesia
•
26 Jun 2026

Chery Q kantongi lebih dari 3.000 prapemesanan, EV Compact berjarak tempuh 400 km
Indonesia
•
26 Jun 2026

Apple naikkan harga Mac dan iPad akibat lonjakan biaya cip memori, iPhone tetap tidak berubah
Indonesia
•
26 Jun 2026

Bank of China Hong Kong jadi bank kliring RMB di Indonesia, permudah perdagangan dan investasi bilateral
Indonesia
•
26 Jun 2026
