
UE rencanakan KTT pada 30 September untuk setujui rencana energi darurat

Foto yang diabadikan pada 29 Juli 2022 ini menunjukkan pemandangan malam hari di Katedral Berlin di Berlin, Jerman. Sejumlah bangunan landmark di seluruh Jerman mengurangi penerangan malam hari mereka untuk menghemat listrik. (Xinhua/Ren Pengfei)
Rencana energi darurat UE bertujuan untuk melindungi individu dan bisnis dari lonjakan biaya energi yang memicu inflasi rekor tinggi, menghambat aktivitas industri dan menimbulkan tagihan setinggi langit pada rumah tangga menjelang musim dingin.
Jakarta (Indonesia Window) – Para menteri energi Uni Eropa akan berusaha untuk menyetujui rencana energi darurat UE untuk seluruh anggota blok tersebut guna menurunkan harga gas dan listrik yang melonjak, pada pertemuan puncak darurat pada 30 September, setelah Brussels mengumumkan proposal pekan ini.Komisi Eropa sedang menyusun paket tindakan yang bertujuan untuk melindungi individu dan bisnis dari lonjakan biaya energi yang memicu inflasi rekor tinggi, menghambat aktivitas industri dan menimbulkan tagihan setinggi langit pada rumah tangga menjelang musim dingin.Menteri Perindustrian Ceko Jozef Sikela mengatakan pada Selasa (13/9) bahwa para menteri energi negara-negara Uni Eropa akan mengadakan pertemuan puncak darurat, memberi mereka kesempatan untuk menandatangani proposal Uni Eropa, dan mengatasi perpecahan antarnegara tentang cara terbaik untuk mengatasi krisis.“Pada 30 September, kami akan menyelesaikan apa yang kami mulai pekan lalu,” kata Sikela dalam sebuah cuitan, merujuk pada pertemuan di mana para menteri Uni Eropa memperdebatkan langkah-langkah untuk menyelesaika masalah energi."Saya baru saja mengadakan Dewan Energi luar biasa lainnya untuk membahas proposal Komisi dalam menangani harga energi yang tinggi," kata Sikela.Ketua Komisi Eropa Ursula von der Leyen diharapkan untuk mengungkap proposal dalam pidato pada Rabu, menembakkan senjata awal pada dua pekan negosiasi yang intens, di mana 27 negara anggota Uni Eropa akan berusaha untuk menyusun ulang proposal menjadi undang-undang final yang mereka semua bisa setujui.Rancangan proposal Komisi, yang dilihat oleh Reuters, akan membatasi pendapatan yang dapat diperoleh generator berbahan bakar non-gas dari penjualan listrik mereka, dan memaksa perusahaan bahan bakar fosil untuk berbagi keuntungan berlebih. Pemerintah akan diminta untuk menggunakan uang tunai guna membantu konsumen dan perusahaan menghadapi tagihan energi yang sangat tinggi.Para diplomat UE mengatakan ada dukungan luas untuk pembatasan pendapatan bagi generator non-gas, serta rencana untuk memberlakukan pemotongan permintaan listrik. Tetapi negara-negara terpecah atas ide-ide lain, termasuk batas harga gas, yang tidak termasuk dalam rancangan proposal Komisi.Draf dokumen yang berisi rencana energi darurat UE tersebut mengatakan perusahaan minyak, gas, batu bara, dan pengilangan harus menyumbang sepertiga dari laba kena pajak surplus yang mereka hasilkan pada tahun fiskal 2022.Rancangan proposal sebelumnya, yang dilihat oleh Reuters, telah menyarankan batas pendapatan untuk pembangkit listrik non-gas seperti pembangkit listrik tenaga angin, surya dan nuklir akan ditetapkan sebesar 200 euro per megawatt jam.*1 euro = 14.882 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Harga minyak naik di Asia, pasar pantau pertemuan Opec+
Indonesia
•
02 Feb 2022

Mobil listrik baru Neta bakal berkontribusi kurangi emisi karbon di Indonesia
Indonesia
•
29 Sep 2024

Jadi ‘Platform Daring Raksasa’ di Eropa, Amazon dipaksa taat aturan UE
Indonesia
•
21 Nov 2025

Qantas Group perpanjang pengurangan penerbangan di tengah tingginya harga bahan bakar
Indonesia
•
01 May 2026


Berita Terbaru

Fokus Berita – Dari Piraeus hingga Jakarta-Bandung, kisah visi Xi Jinping tentang pembangunan bersama
Indonesia
•
11 Aug 2026

Turkiye makin diminati wisatawan China, 245.000 berkunjung dalam enam bulan
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari lengan robot hingga AI, begini teknologi China yang mulai membidik Indonesia
Indonesia
•
10 Aug 2026

Jepang dihantam gelombang kebangkrutan, 1.028 perusahaan gulung tikar dalam sebulan
Indonesia
•
10 Aug 2026
