
UKM Asia-Pasifik berkumpul di China, bahas inovasi hingga pemberdayaan digital

Sebuah instalasi bertema terlihat di sebuah kawasan bisnis di Shenzhen, Provinsi Guangdong, Tiongkok selatan, pada 10 Agustus 2026. (Xinhua/Liang Xu)
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – Pertemuan Tingkat Menteri Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) ke-32 akan diselenggarakan pada 4 September di Guangzhou, Provinsi Guangdong, China selatan, demikian disampaikan oleh Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (Ministry of Industry and Information Technology/MIIT) China pada Senin (24/8).
Pertemuan yang mengusung tema ‘Pembangunan Berbasis Inovasi untuk Kerja Sama yang Saling Menguntungkan’ ini akan mempertemukan para pejabat bidang UKM dari perekonomian-perekonomian APEC, perwakilan Sekretariat APEC, serta tamu lainnya.
Menurut Liang Zhifeng, yang menjabat sebagai direktur biro UKM di bawah MIIT, pertemuan tersebut akan berfokus pada inovasi teknologi, pemberdayaan digital, dan pembangunan inklusif, serta diharapkan dapat menghasilkan pernyataan bersama tingkat menteri dan dokumen terkait lainnya.
Sebagai tuan rumah, China berharap melalui pertukaran mendalam ini, seluruh perekonomian akan mencapai konsensus praktis dan berorientasi ke depan, memajukan pemahaman timbal balik mengenai kebijakan serta penerapan hasil yang dicapai, serta bersama-sama meningkatkan kapasitas inovasi, tingkat digitalisasi, dan kemampuan pembangunan berkelanjutan bagi UKM di kawasan Asia-Pasifik, papar Wakil Menteri Perindustrian dan Teknologi Informasi China Ke Jixin.
Wang Sheng, yang menjabat sebagai wakil gubernur Guangdong, menyatakan seluruh persiapan pertemuan pada dasarnya telah rampung dan semua perekonomian APEC telah mengonfirmasikan partisipasi mereka.
Lebih dari 2.100 perusahaan dari dalam dan luar China juga telah mendaftar untuk menjadi peserta dalam pameran-pameran pendamping, yang akan menghadirkan lebih dari 3.900 stan.
China akan menjadi tuan rumah Pertemuan Pemimpin Ekonomi APEC ke-33 di Shenzhen, China selatan, pada November tahun ini. Edisi ini akan menandai ketiga kalinya kota di China menjadi tuan rumah acara tersebut, setelah Shanghai pada 2001 dan Beijing pada 2014.
Tahun ini merupakan ‘Tahun China’ bagi APEC, dengan tema ‘Membangun Komunitas Asia-Pasifik demi Kemakmuran Bersama’. Sekitar 300 pertemuan dan kegiatan terkait APEC akan diselenggarakan di berbagai kota di China sepanjang tahun ini.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Perdagangan UEA–Indonesia tembus 5,4 miliar dolar AS, cakup energi hingga ekonomi digital
Indonesia
•
20 May 2026

Yen Jepang jatuh ke level terendah dalam 37 tahun terakhir, lampaui level 160 terhadap dolar AS
Indonesia
•
29 Jun 2024

Pemerintah berencana tetapkan harga atas-bawah batu bara
Indonesia
•
16 Nov 2021

Presiden ECB sebut ekonomi zona euro kemungkinan masih lemah hingga akhir tahun
Indonesia
•
29 Nov 2023


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
