
AS akan tarik diri dari Dewan HAM PBB, hentikan pendanaan untuk UNRWA

Seorang anak Palestina terlihat di sebuah bangunan yang hancur di kamp pengungsi Jabalia di Jalur Gaza utara pada 29 Januari 2025. (Xinhua/Abdul Rahman Salama)
UNRWA telah mendampingi pengungsi Palestina di Yordania, Lebanon, Suriah, Gaza, dan Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, sejak 1950.
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dijadwalkan menandatangani perintah eksekutif pada Selasa (4/2) untuk menarik diri dari Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (UN Human Rights Council/UNHRC) dan menghentikan pendanaan kepada Badan Bantuan PBB untuk Pengungsi Palestina di Kawasan Timur Dekat (UNRWA), demikian dilansir media setempat mengutip seorang pejabat Gedung Putih.
Tenda-tenda untuk pengungsi Palestina terlihat di dekat tempat pembuangan sampah di kamp pengungsi al-Nuseirat, Jalur Gaza tengah, pada 24 Desember 2024. "Kondisi kehidupan dan sanitasi di Gaza tidak manusiawi," demikian disampaikan Badan Bantuan PBB untuk Pengungsi Palestina di Kawasan Timur Tengah (UNRWA) di platform media sosial X pada September. "Gunungan sampah menumpuk di wilayah tengah Gaza karena sistem pembuangan sampah bocor ke jalanan," kata UNRWA. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Presiden AS sesali "racun" pemecah-belah yang jangkiti politik AS
Indonesia
•
24 Dec 2022

COVID-19 – Negara teluk dirikan pusat bersama perangi pandemik
Indonesia
•
08 Jan 2021

Rusia denda Google karena tidak hapus konten yang dicekal
Indonesia
•
21 Aug 2021

China dan Kamboja tingkatkan kerja sama penegakan hukum dan keamanan
Indonesia
•
01 May 2023


Berita Terbaru

AS intensifkan pengumpulan intelijen militer di lepas pantai Kuba
Indonesia
•
11 May 2026

Iran tolak proposal gencatan senjata AS, Trump sebut langkah itu "tidak dapat diterima"
Indonesia
•
11 May 2026

Para pemimpin ASEAN rilis pernyataan bersama soal krisis Timur Tengah di KTT ASEAN 2026
Indonesia
•
10 May 2026

AS-Iran kembali bentrok, AS tak ingin eskalasi
Indonesia
•
08 May 2026
