
Ustadz Yassir: Janganlah menyalahkan orang lain bila kamu bersalah

Ustadz Muhammad Yassir Lc. M.H. saat memberi kajian dalam majelis ilmu di Masjid Jami At Tauhid, Cibinong, Ahad (8/10). (Indonesia Window)
Ustadz Muhammad Yassir mengajak untuk melihat diri sendiri, apakah akan menolak hukum Allah dengan cara mencari-cari alasan, atau menolak karena kekurangan diri sendiri, yaitu tidak mau belajar, tidak mau taat, dan tidak mau mematuhi yang pada akhirnya tidak bisa menerapkan hukum-hukum Allah.
Bogor, Jawa Barat (Indonesia Window) – Janganlah menyalahkan orang lain atas kesalahan dalam melakukan sesuatu yang kamu perbuat hanya karena tidak mau belajar tentang sesuatu, kata Ustadz Muhammad Yassir.“Banyak orang sebelum kita yang pernah melakukan kesalahan mereka berhasil tobat dan tobatnya diterima oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” ujarnya dalam kajian ilmiyah rutin di Masjid At Tauhid, Cibinong, Jawa Barat, Ahad (8/10).Menurut Ustadz Yassir yang merupakan lulusan S2, Program Studi Hukum Keluarga, UIN KHAS, Jember, Jawa Timur, tersebut, ini berarti bahwa bukanlah kodrat diciptakannya manusia untuk terus menerus tenggelam dalam kesesatan, dan untuk itu janganlah menyalahkan siapapun karena manusia bisa belajar dari kesalahannya.Ustadz memberi ilustrasi, kalau seseorang tidak bisa berenang jangan menyalahkan kodrat bahwa dia memang diciptakan untuk tidak bisa berenang, tapi karena dia tidak mau belajar agar bisa berenang.
Jamaah Masjid Jami At Tauhid, Cibinong, saat menghadiri kajian ilmiah oleh Ustadz Muhammad Yassir Lc. M.H, pada Ahad (8/10). (Indonesia Window)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Indonesia-Taiwan sepakati 20 dokumen kerja sama sejak 2016
Indonesia
•
15 Sep 2021

Pameran program audio-visual unggulan China diluncurkan di Indonesia
Indonesia
•
08 Nov 2022

COVID-19 – Presiden Jokowi dapat suntikan pertama, tandai vaksinasi mulai 13 Januari
Indonesia
•
05 Jan 2021

‘Nagarakretagama’ terpilih sebagai ‘Seri Mahakarya Akademik Dunia Terjemahan Bahasa Mandarin
Indonesia
•
19 Dec 2022


Berita Terbaru

China-Indonesia perkuat diplomasi parlemen, kerja sama substantif jadi sasaran
Indonesia
•
21 Sep 2026

Pemerintah siapkan produksi E20 dalam dua tahun, tebu jadi sumber etanol
Indonesia
•
20 Sep 2026

ADB setujui 11,51 triliun rupiah untuk indonesia, fokus pada fiskal, digitalisasi, dan layanan publik
Indonesia
•
19 Sep 2026

Kemnaker bekali penyandang disabilitas keterampilan membuat jus sehat
Indonesia
•
18 Sep 2026
