
Maduro sebut Venezuela hadapi "ancaman terbesar" dalam 100 tahun di tengah peningkatan kekuatan AL AS

Presiden Venezuela Nicolas Maduro menunjukkan jempolnya yang telah ditandai tinta usai memberikan suara dalam pemilihan presiden di Caracas, Venezuela, pada 28 Juli 2024. (Xinhua/Li Muzi)
Venezuela menghadapi ancaman terbesar yang pernah dialami benua ini dalam 100 tahun terakhir seiring dengan peningkatan kehadiran Angkatan Laut Amerika Serikat di perairan teritorial negara Amerika Latin tersebut.
Caracas, Venezuela (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada Senin (1/9) mengatakan bahwa negaranya menghadapi "ancaman terbesar yang pernah dialami benua ini dalam 100 tahun terakhir" seiring dengan peningkatan kehadiran Angkatan Laut (AL) Amerika Serikat (AS) di perairan teritorial Venezuela.Dalam konferensi pers, Maduro menyebut langkah AS sebagai "ancaman yang tidak dapat dibenarkan" dan "benar-benar kriminal."Dia mengatakan delapan kapal perang Angkatan Laut AS yang membawa 1.200 rudal dan satu kapal selam nuklir sedang menargetkan Venezuela.AS melancarkan apa yang mereka sebut sebagai "tekanan maksimum," kali ini melalui jalur militer. Sebagai tanggapan, Venezuela menyatakan kesiagaan penuh untuk mempertahankan negara, tegas Maduro.Maduro menegaskan Venezuela tidak akan tunduk pada "pemerasan dan ancaman." Dia menambahkan, meski negara itu cinta damai, rakyatnya akan berjuang mempertahankan wilayah bila diserang. Maduro juga mengumumkan program nasional untuk melatih warga sipil serta membentuk Satuan Tempur Milisi Komunal guna memperkuat pertahanan negara.Dia menolak tuduhan AS terkait perdagangan narkoba terhadap pemerintahannya, menekankan bahwa aparat keamanan Venezuela telah menggagalkan pengiriman narkoba dalam jumlah besar dan menindak ratusan pesawat yang digunakan kelompok kriminal.Maduro mengatakan saluran komunikasi yang ada dengan pemerintah AS kini "terputus," namun Venezuela tetap membuka jalur diplomasi dan dialog.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China akan ambil tindakan balasan terhadap perusahaan yang terlibat penjualan senjata ke Taiwan
Indonesia
•
20 Dec 2023

COVID-19 – Vaksin Sinopharm dan Sinovac disebut mampu cegah kasus rawat inap Omicron
Indonesia
•
07 Jan 2022

Iran revisi jumlah korban tewas ledakan pelabuhan jadi 57, tahan 2 orang atas kegagalan keamanan
Indonesia
•
05 May 2025

Tajuk Xinhua: Pertemuan peringatan digelar untuk kenang Jiang Zemin (Bagian 3-selesai)
Indonesia
•
08 Dec 2022


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
