
Feature – Malnutrisi dan kelangkaan bahan bakar ancam nyawa bayi-bayi prematur di Gaza

Seorang anak Palestina yang menderita malanutrisi terlihat di Rumah Sakit Kamal Adwan di Jalur Gaza utara pada 30 Juni 2024. (Xinhua/Abdul Rahman Salama)
Wanita hamil dan bayi baru lahir sangat rentan di tengah konflik yang sedang berlangsung di Gaza, yang telah menciptakan krisis kemanusiaan yang parah di daerah padat penduduk.
Gaza, Palestina (Xinhua) – Di Beit Hanoun, sebuah kota yang dilanda konflik di Jalur Gaza utara, Shahd al-Kafarna berjuang untuk bernapas di bangsal neonatal Rumah Sakit Kamal Adwan.Lahir prematur tiga pekan lalu, dia bergantung pada tabung oksigen di dalam inkubator. Ibunya, Salma (29), tampak lemah, memperhatikan setiap gerakannya dengan perasaan cemas dan penuh harapan."Stres, tekanan psikologis, dan malnutrisi menyebabkan persalinan prematur," kata Salma. "Ketika Shahd lahir, tidak ada tangisan, hanya keheningan."Sang ibu takut akan hal terburuk, tetapi, melawan segala rintangan, Shahd mengambil napas pertama yang sangat penting."Setiap hari saya datang ke sini, saya melihat dia berjuang," kata Salma, suaranya merupakan perpaduan antara rasa takut dan tekad. "Setiap tarikan napas terasa seperti kemenangan kecil, sebuah kesempatan baginya untuk menjadi lebih kuat."
Warga Palestina berjalan di sebuah pasar di kamp pengungsi Jabalia di Jalur Gaza utara pada 20 Juni 2024. (Xinhua/Mahmoud Zaki)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Fokus Berita – Eropa kecam rencana pengambilalihan Gaza oleh Israel, peringatkan krisis yang memburuk
Indonesia
•
10 Aug 2025

Sistem budi daya ginseng China masuk daftar warisan pertanian penting
Indonesia
•
13 Oct 2023

Ibu kota India, New Delhi, diselimuti kabut asap 'berbahaya'
Indonesia
•
03 Nov 2022

KBRI Kairo gelar layanan kesehatan bagi WNI
Indonesia
•
20 Aug 2019


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
