
Xi Jinping anugerahkan medali persahabatan kepada ketua Partai Komunis Vietnam

Xi Jinping, Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis China (Communist Party of China/CPC) sekaligus Presiden China, menganugerahkan Medali Persahabatan Republik Rakyat China kepada Nguyen Phu Trong, Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Vietnam (Communist Party of Vietnam/CPV), dalam sebuah upacara yang diadakan di Balai Agung Rakyat di Beijing, ibu kota China, pada 31 Oktober 2022. (Xinhua/Zhai Jianlan)
Medali persahabatan China yang dianugerahkan oleh Xi Jinping, Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis China (Communist Party of China/CPC) sekaligus Presiden China, kepada Phu Trong, Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Vietnam (Communist Party of Vietnam/CPV), melambangkan persahabatan yang mendalam antara kedua negara.
Beijing, China (Xinhua) – Xi Jinping, Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis China (Communist Party of China/CPC) sekaligus Presiden China, pada Senin (31/10) menganugerahkan Medali Persahabatan Republik Rakyat China kepada Nguyen Phu Trong, Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Vietnam (Communist Party of Vietnam/CPV).Sebuah upacara diadakan di Balai Agung Rakyat di Beijing. Wang Yi, yang menjabat sebagai anggota Biro Politik Komite Sentral CPC, Anggota Dewan Negara, sekaligus Menteri Luar Negeri China, membacakan keputusan penganugerahan medali tersebut.Xi menyerahkan medali persahabatan China itu kepada Trong, seraya memuji Trong sebagai seorang Marxis yang setia, serta kamerad dekat dan teman yang tulus bagi CPC.Dengan promosi pribadi dan perhatian besarnya, persahabatan tradisional antara kedua partai dan negara telah dikonsolidasikan, rasa saling percaya politik telah ditingkatkan, kerja sama praktis telah diperdalam, serta pertukaran dan pembelajaran timbal balik kian erat, ujar Xi.Medali tersebut mewakili rasa persahabatan CPC dan rakyat China terhadap Trong dan rakyat Vietnam, melambangkan persahabatan yang mendalam antara China dan Vietnam sebagai "kamerad dan saudara," serta mewujudkan harapan yang menggelora dari kedua partai dan kedua bangsa untuk masa depan bersama yang lebih baik, tutur Xi.Mengungkapkan bahwa China dan Vietnam merupakan tetangga dan teman baik yang "dihubungkan oleh gunung dan sungai, bagaikan sedekat bibir dan gigi," Xi mengatakan kedua negara merupakan kamerad dan mitra yang berpandangan serupa dengan masa depan bersama yang berkomitmen bagi perdamaian dan kemajuan umat manusia.Dalam perjalanan mempromosikan modernisasi sosialis kedua negara, CPC bersedia bekerja sama dengan CPV yang dipimpin oleh Trong untuk mewarisi persahabatan tradisional yang diciptakan dan dikembangkan dengan saksama oleh Mao Zedong, Ho Chi Minh, dan para pemimpin generasi terdahulu lainnya dari kedua partai dan negara, serta untuk bersama-sama membawa hubungan China-Vietnam mencapai perkembangan yang lebih besar.
Xi Jinping, Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis China (Communist Party of China/CPC) sekaligus Presiden China, dan Nguyen Phu Trong, Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Vietnam (Communist Party of Vietnam/CPV), berbincang-bincang sembari minum teh setelah upacara penganugerahan medali yang diadakan di Balai Agung Rakyat di Beijing, ibu kota China, pada 31 Oktober 2022. Xi Jinping menganugerahkan Medali Persahabatan Republik Rakyat China kepada Nguyen Phu Trong pada Senin (31/10/2022). (Xinhua/Yao Dawei)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Presiden Pakistan sebut China dan Pakistan nikmati persahabatan yang unik
Indonesia
•
28 Dec 2023

Sidang dengar pendapat atas gugatan TikTok terhadap larangan di Montana digelar
Indonesia
•
14 Oct 2023

INTERPOL mudah bekerja dengan kehadiran Taiwan
Indonesia
•
17 Oct 2019

Lebih 720 jam siaran dari Masjidil Haram selama Ramadhan
Indonesia
•
05 May 2022


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
