6 hal bersejarah dalam Piala Dunia 2022

Tim Maroko menyapa para suporter usai memenangkan laga perempat final melawan Portugal di Piala Dunia FIFA 2022 yang digelar di Stadion Al Thumama di Doha, Qatar, pada 10 Desember 2022. (Xinhua/Xiao Yijiu)
Piala Dunia FIFA 2022 adalah Piala Dunia pertama dalam sejarah yang diadakan di negara Arab, di mana Maroko menjadi negara Afrika dan Arab pertama yang melaju hingga babak semi final.
Jakarta (Indonesia Window) – Piala Dunia FIFA 2022, yang akan berakhir pada 18 Desember, memiliki banyak hal yang merupakan pertama kali di dunia. Hal-hal bersejarah tersebut termasuk beberapa aturan yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 2022 di negara tuan rumah Qatar.Berikut ini adalah enam hal pertama yang bersejarah dalam Piala Dunia 2022.- Piala Dunia FIFA 2022 adalah Piala Dunia pertama dalam sejarah yang diadakan di negara Arab.
La'eeb, maskot Piala Dunia FIFA 2022, terlihat pada upacara pembukaan menjelang pertandingan Grup A antara Qatar melawan Ekuador di Piala Dunia FIFA 2022 yang digelar di Stadion Al Bayt di Al Khor, Qatar. (Xinhua/Zheng Huansong)
- Lebih banyak pemain dan lebih banyak pergantian pemain
Pemain Portugal Pepe (kanan) memberikan ban kapten kepada Cristiano Ronaldo (kiri) sebelum dia memasuki lapangan pada babak kedua pertandingan perempat final Piala Dunia FIFA 2022 antara Maroko melawan Portugal di Stadion Al Thumama di Doha, Qatar, pada 10 Desember 2022. (Xinhua/Xiao Yijiu)
- Aturan 'Goalkeeper Foot-on-the-Line' juga pertama kali diterapkan di Piala Dunia 2022. Menurut aturan ini, penjaga gawang harus menempatkan setidaknya sebagian kaki mereka di garis selama penalti.
Aymen Dahmen, penjaga gawang Tunisia, menangkap bola saat pertandingan Grup D antara Tunisia melawan Prancis dalam Piala Dunia FIFA 2022 yang digelar di Education City Stadium di Al Rayyan, Qatar, pada 30 November 2022. (Xinhua/Xiao Yijiu)
- Piala Dunia 2022 mengenalkan banyak teknologi canggih. Di Piala Dunia FIFA sebelumnya pada tahun 2018, Video Assistant Referee (VAR) diperkenalkan ke komunitas sepakbola. Di Qatar, 'Teknologi Offside Semi-Otomatis' adalah asisten teknologi baru yang diperkenalkan. Dengan teknologi ini, sekitar 12 kamera, yang melacak 29 bagian berbeda dari tubuh setiap pemain, berfungsi untuk menggambarkan kemungkinan offside dan ditampilkan dalam animasi 3D.
'Al Rihla', bola resmi Piala Dunia Qatar 2022, terlihat di lapangan di Doha, Qatar, pada 30 November 2022. Menurut pernyataan FIFA, sebuah sensor yang disematkan di tengah 'Al Rihla' mengirimkan data 500 kali per detik, memungkinkan pendeteksian titik tendangan yang sangat presisi sehingga wasit bisa membuat keputusan yang lebih cepat dan lebih akurat saat situasi offside. (Xinhua/Cao Can)
Bintang tim nasional Portugal Cristiano Ronaldo (kanan) melepaskan tembakan dalam pertandingan Grup H antara Portugal melawan Ghana di Piala Dunia FIFA 2022 di Stadion Ras Abu Aboud (974) di Doha, Qatar, pada 24 November 2022. (Xinhua/Cao Can)
- Wasit wanita
- Maroko mengukir sejarah dunia pada 2022 dengan menjadi negara Afrika dan Arab pertama yang melaju hingga babak semi final. Tak hanya itu, Maroko mengalahkan raksasa sepak bola Spanyol di babak 16 besar melalui adu penalti, dan di perempat final, tim negara di Afrika Utara ini mengalahkan Portugal. Setelah tersingkir oleh Prancis, Maroko akan menghadapi Kroasia pada 17 Desember untuk medali perunggu.
Pemain Prancis Kylian Mbappe (kanan) menghibur pemain Maroko Achraf Hakimi usai pertandingan babak semifinal antara Prancis melawan Maroko dalam Piala Dunia FIFA 2022 di Stadion Al Bayt di Al Khor, Qatar, pada 14 Desember 2022. (Xinhua/Wang Lili)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Trump teken perintah eksekutif untuk mulai bubarkan Departemen Pendidikan AS
Indonesia
•
21 Mar 2025

Feature – Asian Games buka jalan untuk promosi cabor non-Olimpiade
Indonesia
•
06 Oct 2023

PBB alokasikan bantuan kemanusiaan darurat 100 juta dolar AS untuk tujuh negara
Indonesia
•
22 Feb 2024

Studi sebut jutaan anak di AS tak miliki jaminan kesehatan yang memadai
Indonesia
•
29 Nov 2023
Berita Terbaru

Kolaborasi ponpes tahfizh MSQ dengan Indonesia Window tingkatkan kapasitas dakwah
Indonesia
•
30 Jan 2026

Antisipasi wabah Nipah, Singapura akan terapkan pemeriksaan suhu tubuh di bandara
Indonesia
•
30 Jan 2026

Kasus bunuh diri anak di Jepang catat rekor tertinggi pada 2025
Indonesia
•
30 Jan 2026

Australia pantau ketat wabah virus Nipah
Indonesia
•
30 Jan 2026
