
60.000 migran serbu Ceuta, Portugal pilih perketat perbatasan tanpa menangguhkan Schengen

Trem kuning terlihat di kota Lisbon, Portugal. (Xinhua)
Lisbon, Portugal (Xinhua/Indonesia Window) – Perdana Menteri (PM) Portugal Luis Montenegro pada Jumat (31/7) mengatakan bahwa Portugal tidak akan menangguhkan aturan pergerakan bebas Schengen dengan Spanyol terkait insiden perlintasan migran yang mematikan ke Ceuta, tetapi akan memperkuat kontrol perbatasan di sepanjang perbatasan laut dan darat bagian selatan negara tersebut.
"Tidak ada alasan untuk mengambil langkah apa pun guna menangguhkan aturan kawasan Schengen, tetapi ada alasan untuk memperkuat kehadiran pasukan keamanan di kontrol perbatasan yang paling dekat dengan peristiwa tersebut, yaitu di perbatasan laut dan darat bagian selatan Portugal," ujar Montenegro.
Sekitar 60.000 migran diperkirakan telah memasuki Ceuta, wilayah kantong Spanyol di Afrika Utara, dari Maroko selama 24 jam terakhir, menurut laporan media lokal pada Jumat, dengan sedikitnya 57 orang tewas dalam upaya perlintasan tersebut.
Montenegro menyebut situasi itu "serius" dan menyatakan bahwa hal tersebut memerlukan pemantauan yang ketat, seraya mendesak agar tidak terjadi "histeria" dan menyerukan pengambilan keputusan yang bijaksana dan realistis.
Kementerian Dalam Negeri Spanyol memperkirakan bahwa 48.300 migran telah kembali ke Maroko per Jumat pukul 18.00 waktu setempat (pukul 23.00 WIB), banyak di antara mereka kembali secara sukarela setelah menyadari bahwa mereka tidak akan dapat tinggal di Spanyol atau melanjutkan perjalanan ke daratan utama.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Menlu Hongaria sebut negaranya tak ingin NATO jadi blok anti-China
Indonesia
•
07 Apr 2023

Menhan Israel: Tentara Israel akan Bertahan di titik-titik strategis Lebanon selatan "tanpa batas waktu"
Indonesia
•
16 Mar 2025

Fokus Berita – Israel selesaikan serangan udaranya terhadap target Iran, Teheran laporkan "kerusakan terbatas"
Indonesia
•
28 Oct 2024

Majelis Kesehatan Dunia tolak proposal status pengamat Taiwan
Indonesia
•
24 May 2022


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
