
781 tewas dan 2.502 lainnya masih hilang akibat tanah longsor di Nepal

Foto yang diabadikan pada 29 Agustus 2026 ini memperlihatkan suasana di area yang terdampak tanah longsor di Devighat, Nuwakot, Nepal. (Xinhua/Liu Tian)
Kathmandu, Nepal (Xinhua/Indonesia Window) – Otoritas Manajemen dan Pengurangan Risiko Bencana Nasional Nepal mengatakan bahwa hingga Ahad (30/8) pukul 18.00 waktu setempat, sebanyak 781 jenazah telah ditemukan di area-area yang terdampak tanah longsor, sementara 2.502 orang masih hilang.

Sementara itu, Dewan Pariwisata Nepal menyatakan sebanyak 591 warga negara asing masih belum dapat dihubungi hingga waktu yang sama.
Dewan tersebut dalam sebuah pernyataan menuturkan bahwa 289 warga negara asing berhasil diselamatkan dan lima sudah dapat dihubungi, termasuk tiga warga negara Spanyol, satu warga negara Amerika Serikat, dan satu warga negara Belgia.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Inggris akui Negara Palestina meski hadapi penolakan AS
Indonesia
•
23 Sep 2025

250 hari di laut, AS ganti USS Lincoln dengan kapal induk George Washington
Indonesia
•
15 Aug 2026

Trump ancam akan serang pembangkit listrik dan jembatan Iran pekan depan jika tidak ada kesepakatan
Indonesia
•
15 Jul 2026

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
