
Abrasi pantai buat petani garam di Desa Lancok, Aceh terapkan metode tradisional rebus

Foto yang diabadikan pada 2 Mei 2026 ini memperlihatkan seorang pekerja memproduksi garam secara tradisional dengan cara direbus di atas tungku api besar di Desa Lancok, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh. (Xinhua/Fachrul Reza)
Para petani beralih menggunakan bibit garam untuk tetap melanjutkan produksi dengan metode merebus, sebagai upaya mempertahankan mata pencaharian mereka di tengah keterbatasan.
Aceh Utara, Aceh (Xinhua/Indonesia Window) – Produksi garam di Desa Lancok, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, mengalami kendala akibat hilangnya lahan garapan pascabanjir bandang dan abrasi pantai. Kondisi ini memaksa para petani beralih menggunakan bibit garam untuk tetap melanjutkan produksi dengan metode merebus, sebagai upaya mempertahankan mata pencaharian mereka di tengah keterbatasan.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pabrik polyethylene di Cilegon hemat devisa 8 triliun rupiah
Indonesia
•
11 Dec 2019

Kanada umumkan rincian paket tarif balasan terhadap AS
Indonesia
•
06 Mar 2025

Proses soda hou China diterapkan di Indonesia untuk kali pertama, beri manfaat bagi masyarakat setempat
Indonesia
•
18 Feb 2025

Singapura ubah strategi AI, fokus jadi pusat inovasi global ketimbang bangun AI terbesar
Indonesia
•
26 Jun 2026


Berita Terbaru

Singapura bentuk Future of Finance Institute, percepat adopsi AI dan tokenisasi di sektor keuangan
Indonesia
•
26 Jun 2026

Chery Q kantongi lebih dari 3.000 prapemesanan, EV Compact berjarak tempuh 400 km
Indonesia
•
26 Jun 2026

Apple naikkan harga Mac dan iPad akibat lonjakan biaya cip memori, iPhone tetap tidak berubah
Indonesia
•
26 Jun 2026

Bank of China Hong Kong jadi bank kliring RMB di Indonesia, permudah perdagangan dan investasi bilateral
Indonesia
•
26 Jun 2026
