
Abrasi pantai buat petani garam di Desa Lancok, Aceh terapkan metode tradisional rebus

Foto yang diabadikan pada 2 Mei 2026 ini memperlihatkan seorang pekerja memproduksi garam secara tradisional dengan cara direbus di atas tungku api besar di Desa Lancok, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh. (Xinhua/Fachrul Reza)
Para petani beralih menggunakan bibit garam untuk tetap melanjutkan produksi dengan metode merebus, sebagai upaya mempertahankan mata pencaharian mereka di tengah keterbatasan.
Aceh Utara, Aceh (Xinhua/Indonesia Window) – Produksi garam di Desa Lancok, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, mengalami kendala akibat hilangnya lahan garapan pascabanjir bandang dan abrasi pantai. Kondisi ini memaksa para petani beralih menggunakan bibit garam untuk tetap melanjutkan produksi dengan metode merebus, sebagai upaya mempertahankan mata pencaharian mereka di tengah keterbatasan.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Kolombia akan jatuhkan tarif 100 persen ke Ekuador, langkah balasan di tengah ketegangan
Indonesia
•
11 Apr 2026

Melemahnya yen sulitkan wisatawan lokal dan para pemimpin bisnis Jepang
Indonesia
•
01 May 2024

Feature – Busana cheongsam China ramaikan tren baju Lebaran Indonesia tahun ini
Indonesia
•
17 Mar 2026

Ofgem: Ambang batas harga energi Inggris naik 10 persen mulai Oktober 2024
Indonesia
•
24 Aug 2024


Berita Terbaru

Fokus Berita – Dari Piraeus hingga Jakarta-Bandung, kisah visi Xi Jinping tentang pembangunan bersama
Indonesia
•
11 Aug 2026

Turkiye makin diminati wisatawan China, 245.000 berkunjung dalam enam bulan
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari lengan robot hingga AI, begini teknologi China yang mulai membidik Indonesia
Indonesia
•
10 Aug 2026

Jepang dihantam gelombang kebangkrutan, 1.028 perusahaan gulung tikar dalam sebulan
Indonesia
•
10 Aug 2026
