
Warga Afghanistan di persimpangan krisis iklim dan memburuknya kemiskinan

Seorang petani berjalan menyusuri area yang terdampak banjir di distrik Burka di Provinsi Baghlan, Afghanistan utara, pada 20 April 2025. (Xinhua/Saifurahman Safi)
Afghanistan paling rentan terhadap perubahan iklim di dunia, dengan kekeringan berulang, banjir tiba-tiba, dan meningkatnya kelangkaan air yang mengancam penghidupan jutaan orang, khususnya mereka yang mengandalkan sektor pertanian.
Kabul, Afghanistan (Xinhua/Indonesia Window) – Afghanistan adalah salah satu negara yang paling rentan terhadap perubahan iklim di dunia, yang mengalami kekeringan berulang, banjir tiba-tiba, dan meningkatnya kelangkaan air yang mengancam penghidupan jutaan orang, khususnya mereka yang mengandalkan sektor pertanian.Pada Hari Bumi, Abdul Razzaq, seorang petani berusia 56 tahun yang berasal dari distrik Burka di Provinsi Baghlan, Afghanistan utara, berdiri di lahannya yang gersang dan bercerita tentang kekeringan dan banjir yang terjadi di luar musim.
Para petani bekerja di lahan pertanian yang terdampak banjir baru-baru ini di distrik Burka di Provinsi Baghlan, Afghanistan utara, pada 20 April 2025. (Xinhua/Saifurahman Safi)
Orang-orang mengambil air dari penyimpanan air publik di area yang terdampak banjir di distrik Burka di Provinsi Baghlan, Afghanistan utara, pada 20 April 2025. (Xinhua/Saifurahman Safi)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Penelitian tunjukkan Olimpiade tetap jadi acara olahraga paling populer
Indonesia
•
27 Oct 2022

Warga Afghanistan di persimpangan krisis iklim dan memburuknya kemiskinan
Indonesia
•
24 Apr 2025

Pakar Turkiye sebut "kepulangan massal" pengungsi Suriah sulit terjadi saat ini
Indonesia
•
24 Dec 2024

California umumkan strategi air baru untuk lawan perubahan iklim
Indonesia
•
13 Aug 2022


Berita Terbaru

IOC bakal beri hibah Rp179 juta untuk setiap atlet Olimpiade, ini syaratnya
Indonesia
•
26 Jun 2026

Obesitas kini jadi 'musuh nomor satu' kesehatan Australia, hampir sepertiga orang dewasa terdampak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Museum Tekstil Jakarta rayakan hari jadi ke-50 dengan pameran Wastra Tradisional Klasik
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Tren makanan kukus dan rebus meningkat di Jakarta, warga urban mulai tinggalkan gorengan
Indonesia
•
23 Jun 2026
