
Feature – Krisis Laut Merah tambah penderitaan warga Yaman dalam merayakan Idul Adha

Para pedagang memajang berbagai jenis manisan untuk dijual saat orang-orang berbelanja menjelang Hari Raya Idul Adha di Pasar Al-Melh di Sanaa, Yaman, pada 11 Juni 2024. (Xinhua/Mohammed Mohammed)
Akar dari kemerosotan ekonomi Yaman sangat mendalam, dengan lebih dari 1,2 juta pegawai negeri sipil belum menerima gaji selama delapan tahun, dan ratusan ribu lainnya kehilangan pekerjaan.
Sanaa, Yaman (Xinhua) – Di saat umat Muslim di seluruh dunia merayakan Idul Adha yang penuh sukacita, suasana suram menyelimuti Sanaa, ibu kota Yaman.Dilanda perang saudara selama hampir satu dasawarsa, Yaman kini menghadapi tantangan baru, yaitu tekanan tambahan akibat eskalasi krisis di Laut Merah terhadap ekonomi negara tersebut yang telah lumpuh.Di Kota Tua Sanaa, Pasar Al-Melh yang tersohor dahulu terkenal dengan lorong-lorongnya yang rumit yang dipenuhi dengan berbagai jenis barang khas Idul Adha yang terjangkau dan menarik, mulai dari pakaian warna-warni hingga nampan-nampan yang berisi kudapan manis.Namun tahun ini, dengan semakin dekatnya salah satu hari raya terpenting bagi umat Muslim, pasar tersebut tampak lebih sepi daripada waktu subuh saat orang-orang menunaikan ibadah."Ini seperti kota hantu," keluh Qasim Abu Arabi, seorang penjual manisan di Al-Melh. "Penjualan turun 80 persen tahun ini. Dahulu, orang-orang datang ke sini dengan rencana besar untuk Idul Adha, membeli manisan untuk seluruh keluarga. Kini, mereka hanya membeli sedikit."
Belati tradisional dijual di sebuah pasar di Sanaa, Yaman, pada 11 Juni 2024. (Xinhua/Mohammed Mohammed)
Orang-orang berbelanja manisan dan kacang-kacangan di sebuah pasar menjelang Hari Raya Idul Adha di Sanaa, Yaman, pada 11 Juni 2024. (Xinhua/Mohammed Mohammed)
Orang-orang berbelanja pakaian di sebuah pasar menjelang Hari Raya Idul Adha di Sanaa, Yaman, pada 11 Juni 2024. (Xinhua/Mohammed Mohammed)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pejabat Jerman peringatkan 'situasi serius' di tengah pengurangan pasokan gas Rusia
Indonesia
•
26 Jul 2022

Saudi sambut komitmen Biden bantu pertahankan wilayah dari Houthi
Indonesia
•
05 Feb 2021

TotalEnergies Prancis menarik diri dari Myanmar
Indonesia
•
21 Jan 2022

Fokus Berita – Israel ancam kembali gempur Gaza jika Hamas tak bebaskan sandera hingga Sabtu
Indonesia
•
14 Feb 2025


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
