
Inggris luncurkan kampanye dukungan militer 50 hari untuk Ukraina

Menteri Pertahanan Inggris John Healey (kanan) dan Menteri Pertahanan Ukraina Rustem Umerov menghadiri konferensi pers usai pertemuan Kelompok Kontak Pertahanan Ukraina di kantor pusat NATO di Brussel, Belgia, pada 11 April 2025. (Xinhua/Zhao Dingzhe)
Inggris diperkirakan akan menghabiskan setidaknya 700 juta poundsterling untuk dukungan pertahanan udara dan artileri bagi Ukraina tahun ini, termasuk peralatan senilai 150 juta poundsterling yang telah dikirim.
London, Inggris (Xinhua/Indonesia Window) – Menteri Pertahanan Inggris John Healey pada Senin (21/7) mengumumkan peluncuran kampanye dukungan militer selama 50 hari untuk Ukraina, yang sejalan dengan peringatan yang belum lama ini dikeluarkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kepada Rusia.Di platform media sosial X, Healey mengatakan bahwa dalam pertemuan Kelompok Kontak Pertahanan Ukraina (Ukraine Defence Contact Group/UDCG) yang diadakan pada Senin, negara-negara peserta mencapai kesepakatan baru untuk memasok amunisi pertahanan udara kritis ke Ukraina, "sebagai bagian dari upaya 50 hari untuk mempersenjatai Ukraina dan memaksa Putin ke meja perundingan."Pekan lalu, Trump mengatakan bahwa dia telah mencapai kesepakatan dengan sekutu NATO untuk memfasilitasi pengiriman senjata skala besar ke Ukraina. Dia juga memperingatkan Rusia bahwa Rusia akan menghadapi putaran kedua tarif jika gagal mencapai kesepakatan damai dalam 50 hari.Dalam pertemuan UDCG, Healey menegaskan dukungan Inggris, mengatakan bahwa Inggris "mendukung kebijakan ini" dan akan berpartisipasi sepenuhnya guna memastikan kesuksesannya, seperti dilansir media Prancis AFP.Healey juga mengungkap bahwa Inggris dan Jerman sepakat untuk bersama-sama menyediakan rudal pertahanan udara untuk Ukraina. Kemitraan itu merupakan bagian dari inisiatif Eropa yang lebih luas yang bertujuan untuk memperkuat kemampuan pertahanan Ukraina.Menurut siaran pers Kementerian Pertahanan Inggris pada Senin, Inggris telah mengirim rudal pertahanan udara dan artileri senilai lebih dari 150 juta poundsterling ke Ukraina dalam dua bulan terakhir. Negara itu juga meningkatkan upaya pengadaan guna menyediakan tambahan ratusan rudal pertahanan udara dan ribuan peluru artileri.*1 poundsterling = 21.955 rupiahSecara total, Inggris diperkirakan akan menghabiskan setidaknya 700 juta poundsterling untuk dukungan pertahanan udara dan artileri bagi Ukraina tahun ini, termasuk peralatan militer senilai 150 juta poundsterling yang telah dikirim, menurut siaran pers tersebut.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Macron sebut Prancis akan pasok pesawat tempur Mirage ke Ukraina
Indonesia
•
09 Jun 2024

Utusan PBB uraikan tantangan bagi pemerintahan baru Suriah, desak transisi yang inklusif
Indonesia
•
24 Jan 2025

AS batalkan janji temu pemrosesan imigrasi-perbatasan, tutup aplikasi bea cukai
Indonesia
•
22 Jan 2025

AS intensifkan pengumpulan intelijen militer di lepas pantai Kuba
Indonesia
•
11 May 2026


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
