
Ribuan perawat di New York City gelar aksi mogok untuk hari ketiga

Sejumlah pengunjuk rasa meneriakkan slogan di luar Rumah Sakit Mount Sinai di Manhattan, New York, Amerika Serikat, pada 11 Januari 2023. (Xinhua/Ziyu Julian Zhu)
Aksi mogok perawat di New York City akan berlanjut hingga sebuah kesepakatan tercapai, dan poin penting dalam negosiasi tersebut adalah memastikan jumlah perawat yang memadai agar dapat merawat pasien dengan aman.
New York City, AS (Xinhua) – Ribuan perawat dari Rumah Sakit Mount Sinai dan Montefiore Bronx di New York City melanjutkan aksi mogoknya pada hari ketiga karena masalah kekurangan staf, upah yang rendah, dan sejumlah isu lainnya.Dengan mengenakan topi merah, ratusan perawat berbaris di kedua sisi Madison Avenue dekat pintu masuk Rumah Sakit Mount Sinai pada Rabu (11/1) pagi.Sementara itu, sejumlah perawat lainnya dalam kelompok yang lebih kecil berkumpul di 5th Avenue di sisi lain kompleks Rumah Sakit Mount Sinai.
Sejumlah pengunjuk rasa menyusuri jalan di luar Rumah Sakit Mount Sinai di Manhattan, New York, Amerika Serikat, pada 11 Januari 2023. (Xinhua/Ziyu Julian Zhu)
Sejumlah pengunjuk rasa meneriakkan slogan di luar Rumah Sakit Mount Sinai di Manhattan, New York, Amerika Serikat, pada 11 Januari 2023. (Xinhua/Ziyu Julian Zhu)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Penyebaran virus bersamaan picu tekanan bagi sistem perawatan kesehatan UE
Indonesia
•
13 Dec 2022

Jumlah warga Palestina yang tewas di Gaza mencapai hampir 29.000 orang
Indonesia
•
19 Feb 2024

Penyakit kronis dan ancaman kesehatan akut di AS memburuk selama pandemik
Indonesia
•
03 Aug 2022

Mantan anggota unit perang kuman Jepang kembali ke China untuk menguak kejahatan perang
Indonesia
•
14 Aug 2024


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
