
Feature – Warga Yaman lewati Idul Fitri di tengah ketegangan di Laut Merah

Warga Yaman menunggu di luar sebuah dapur amal untuk mendapatkan makanan Ramadan gratis di Sanaa, Yaman, pada 26 Maret 2024. (Xinhua/Mohammed Mohammed)
Aksi saling balas antara kelompok Houthi dan militer AS di Laut Merah menghambat kedatangan banyak kapal kargo di pelabuhan Yaman, sehingga barang-barang esensial semakin langka di negara yang dilanda perang tersebut.
Sanaa, Yaman (Xinhua) – Keheningan menyelimuti pasar al-Milh yang sibuk di kota tua Sanaa, ibu kota Yaman. Jalan-jalan sempit di sana, di mana hiruk pikuk aktivitas barter dan saling menyapa biasanya tak pernah reda saat festival buka puasa Idul Fitri, kini menghadirkan suasana muram.Realitas ekonomi yang keras dan diperburuk oleh krisis yang melanda Laut Merah telah benar-benar mengikis semangat perayaan pada hari yang menandai berakhirnya bulan suci Ramadhan itu.
Para pelanggan membeli permen dari seorang pedagang menjelang Hari Raya Idul Fitri di sebuah pasar di Sanaa, Yaman, pada 7 April 2024. (Xinhua/Mohamed Mohammed)
Seorang warga Yaman membeli kurma kering di sebuah pasar di Sanaa, Yaman, pada 14 Maret 2024. (Xinhua/Mohammed Mohammed)
Foto tak bertanggal yang disediakan oleh pemerintah Yaman ini menunjukkan kapal kargo Inggris Rubymar, yang diserang oleh kelompok Houthi pada 18 Februari 2024, di dekat pantai Yaman. (Xinhua)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

China desak Jepang hindari konsekuensi akibat pembuangan air terkontaminasi nuklir ke laut
Indonesia
•
29 Nov 2023

PLO setujui pembentukan posisi wakil presiden
Indonesia
•
26 Apr 2025

Israel setuju lanjutkan pembicaraan kesepakatan pembebasan sandera dengan Hamas pekan depan
Indonesia
•
26 May 2024

Raja Kamboja: Perdamaian di ASEAN harus dilindungi demi pembangunan regional
Indonesia
•
22 Nov 2022


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
