
Kemenag RI akan terbitkan Al-Qur’an terjemahan Bahasa Betawi

Sampul Al-Qur'an terjemahan Bahasa Betawi. (Kementerian Agama RI)
Al-Qur’an terjemahan Bahasa Betawi mendekatkan pesan suci Al-Qur’an dengan masyarakat Betawi lewat bahasa yang mereka gunakan sehari-hari.
Bogor, Jawa Barat (Indonesia Window) – Kabar gembira datang dari Kementerian Agama (Kemenag) RI.Setelah melalui proses panjang, Al-Qur’an terjemahan Bahasa Betawi akan segera hadir di tengah masyarakat. Langkah ini bukan sekadar proyek penerjemahan biasa, melainkan upaya mendekatkan pesan suci Al-Qur’an dengan masyarakat Betawi lewat bahasa yang mereka gunakan sehari-hari.“Al-Qur’an terjemahan Bahasa Betawi menjadi jembatan antara teks suci dan pengalaman hidup masyarakat. Ini wujud nyata literasi keagamaan yang inklusif, transformatif, dan menghormati keberagaman,” kata Kepala Pusat Penilaian Buku Agama, Lektur, dan Literasi Keagamaan (PBAL2K) Kemenag RI, Muchamad Sidik Sisdiyanto, di Jakarta, Rabu (1/10), dikutip dari situs jejaring Kemenag RI, Kamis.Proses penerjemahan Al-Qur’an ke dalam Bahasa Betawi sudah dimulai sejak 2024 dan kini memasuki tahap validasi.Sidik menjelaskan, validasi penting dilakukan untuk memastikan setiap kata, ungkapan, dan makna betul-betul mencerminkan pesan Ilahi sekaligus menghormati kekayaan Bahasa Betawi.Dia juga mengapresiasi kerja keras tim penerjemah dan tim validasi yang telah menghadirkan karya bersejarah ini untuk masyarakat Betawi.Bagi generasi muda Betawi, terjemahan ini diharapkan bisa menjadi pintu agar lebih dekat dengan Al-Qur’an. Sementara bagi masyarakat luas, kehadiran terjemahan ini juga menambah kekayaan budaya lokal yang memperkaya khazanah Islam di Nusantara.Ketua Tim Pelaksana Validasi, Ahmad Yani, menambahkan bahwa penerjemahan dilakukan melalui tiga tahap, yakni pra-penerjemahan, penerjemahan, dan pascapenerjemahan.“Semua proses dikerjakan dengan penuh ketelitian dan kehati-hatian,” ujarnya.Proses validasi ini juga melibatkan banyak pihak, mulai dari Lembaga Kebudayaan Betawi, Pemprov DKI Jakarta, hingga Badan Kontak Majelis Taklim.Dari internal Kemenag RI, hadir perwakilan PBAL2K, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, dan Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan SDM (BMBPSDM).Hingga saat ini, Kemenag RI telah menerjemahkan Al-Qur’an ke dalam 30 bahasa daerah, dengan 10 di antaranya sudah tersedia dalam versi digital.Bagi masyarakat Betawi, Al-Qur’an terjemahan dalam bahasa mereka bukan hanya soal memahami pesan Ilahi, tetapi juga cara menjaga identitas budaya. Dengan begitu, generasi muda tidak hanya semakin akrab dengan Al-Qur’an, tetapi juga bisa merasa bangga dengan warisan leluhur mereka.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Indonesia dan China jajaki peluang kerja sama di bidang energi nuklir
Indonesia
•
08 Jul 2024

Serangan udara Israel menyasar RS Indonesia, staf lokal MER-C tewas
Indonesia
•
09 Oct 2023

Mendag harapkan Jakarta Fashion Week 2023 tumbuhkan industri fesyen Indonesia
Indonesia
•
25 Oct 2022

Fokus Berita - Pengendalian tembakau di Indonesia hadapi tantangan berat
Indonesia
•
31 Jan 2024


Berita Terbaru

Indonesia jajaki kerja sama AI pertanian dengan Guangxi, China
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kedubes Iran kecam AS, Israel atas serangan yang tewaskan 175 siswi tak berdosa
Indonesia
•
15 Mar 2026

Ramadan 1447H – Ketua Al-Bahjah Bogor: Perkuat aqidah, AI tantangan serius generasi muda Islam
Indonesia
•
14 Mar 2026

Presiden Prabowo serahkan lahan 90 ribu hektare di Sumatra untuk konservasi gajah
Indonesia
•
13 Mar 2026
