
Dokter dari Suriah ciptakan alat rekonstruksi rahang bawah dan dagu secara otomatis

Alat rekonstruksi rahang bawah dan dagu secara otomatis yang dibuat oleh spesialis bedah maksilofasial (gigi, mulut dan rahang) asal Suriah, Dr. Khaled Al-Aouf, terbuat dari titanium, serta mampu membangun jaringan lunak rahang jika hilang, tanpa memerlukan cangkok tulang atau bahan restorasi buatan. (SANA/OANA)
Alat rekonstruksi rahang bawah dan dagu secara otomatis yang dibuat oleh spesialis bedah maksilofasial (gigi, mulut dan rahang) asal Suriah, Dr. Khaled Al-Aouf, terbuat dari titanium, serta mampu membangun jaringan lunak rahang jika hilang, tanpa memerlukan cangkok tulang atau bahan restorasi buatan.
Jakarta (Indonesia Window) – Spesialis bedah maksilofasial (gigi, mulut dan rahang) asal Suriah, Dr. Khaled Al-Aouf, beberapa waktu lalu memperoleh hak paten atas penemuan alat untuk merekonstruksi bagian depan rahang bawah dan dagu dengan gerakan memutar subyektif, unilateral dan dua sisi.“Alat ini terbuat dari titanium, digunakan untuk merekonstruksi tulang rahang bawah dan dagu, juga membangun jaringan lunak rahang jika hilang, tanpa memerlukan cangkok tulang atau bahan restorasi buatan,” jelas Dr. Al- Aouf kepada kantor berita SANA.Dr. Al-Aouf, yang telah menghabiskan tujuh tahun dalam menciptakan dan menguji perangkatnya tersebut, menambahkan bahwa alat itu membantu pasien yang menderita luka di bagian depan rahang dan dagu akibat cedera traumatis dan kecelakaan, selain cedera karena perang.Perangkat tersebut memiliki tingkat keberhasilan 100 persen ketika diterapkan pada sejumlah pasien dengan cara melingkar membangun tulang, sehingga dianggap sebagai yang pertama dari jenisnya di dunia.Penemuan alat rekonstruksi rahang bawah dan dagu secara otomatis ini diharapkan dapat didaftarkan oleh kantor Eropa dari kekayaan intelektual organisasi internasional WIPO (World Intellectual Property Organization) atas nama Suriah.Sumber: SANALaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Bangladesh resmikan pabrik pupuk ramah lingkungan pertama
Indonesia
•
14 Nov 2023

Peneliti temukan mikroplastik di Antarktika
Indonesia
•
08 Jun 2022

Peneliti: Gurun terbesar di China mungkin terbentuk 300.000 tahun yang lalu
Indonesia
•
22 Feb 2023

Sistem pengindraan jauh buatan China dapatkan data deteksi gletser gunung
Indonesia
•
16 May 2023


Berita Terbaru

Fokus Berita – Kamera profesional mulai terancam? Ponsel China hadirkan sensor 1 inci dan ‘zoom’ periskop
Indonesia
•
25 Sep 2026

Makam piramida era Romawi simpan adegan langka perjalanan Dewa Ra ke dunia bawah
Indonesia
•
25 Sep 2026

China operasikan 354.000 robot industri pada 2025, hampir 60 persen dari total dunia
Indonesia
•
24 Sep 2026

Dunia terbelah soal AI di PBB: Guterres desak aturan, Trump tolak pembatasan global
Indonesia
•
24 Sep 2026
