
China sertifikasi ‘batch’ pertama pilot ‘airship’ buatan dalam negeri untuk layanan komersial

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 14 September 2024 ini menunjukkan kapal udara (airship) berawak sipil buatan dalam negeri pertama China, AS700, saat melakukan penerbangan demonstrasinya di wilayah Yangshuo, Guilin, Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China selatan. (Xinhua/Institut Penelitian Kendaraan Khusus di bawah naungan Aviation Industry Corporation of China)
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – Empat pilot kapal udara (air ship) pertama China yang dilatih secara mandiri telah menerima lisensi pilot komersial mereka dari Administrasi Penerbangan Sipil China, menandai terobosan dalam kemampuan negara tersebut untuk membina awak penerbangan kapal udara (air ship)-nya sendiri, demikian diumumkan Aviation Industry Corporation of China (AVIC).
Pencapaian ini mengisi kesenjangan talenta penting seiring kapal udara berawak buatan dalam negeri China, Xiangyun AS700, bergerak menuju operasi komersial skala besar, kata AVIC dalam rilis persnya pada Rabu (6/5).
Keempat pilot tersebut, yang berasal dari perusahaan klien dan pengembang kapal udara, menyelesaikan program pelatihan komprehensif yang disetujui oleh regulator penerbangan, yang meliputi studi teori, simulasi, dan pelatihan penerbangan aktual.
Mereka melakukan lebih dari 400 kali uji coba lepas landas dan pendaratan dengan AS700 sebelum dinyatakan lulus ujian akhir.
AS700, kapal udara berawak pertama China yang mengantongi sertifikat tipe dan produksi, telah menerima 44 pesanan, menurut pengembang kapal udara tersebut, Institut Penelitian Kendaraan Khusus AVIC.
Mengingat setiap kapal udara membutuhkan dua hingga tiga pilot, pesanan yang ada saat ini saja telah menciptakan permintaan untuk hampir 100 pilot terkualifikasi. Angka ini diperkirakan akan melonjak lebih jauh seiring berkembangnya ekonomi ketinggian rendah, menurut AVIC.
Guna memenuhi kebutuhan yang terus meningkat, institut tersebut berencana meluncurkan sekolah penerbangan kapal udara pertama di China, membangun platform pelatihan terstandardisasi, serta meningkatkan program pelatihan pilot dan instruktur, ungkap AVIC.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pesawat amfibi berukuran besar buatan China tuntaskan uji coba penting
Indonesia
•
28 Sep 2022

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Juni 2025 jadi bulan juni terpanas ketiga dalam sejarah dunia
Indonesia
•
10 Jul 2025

Layanan pengamatan meteorologi China mulai gunakan satelit cuaca komersial kecil pertamanya
Indonesia
•
04 Jan 2025


Berita Terbaru

Superkomputer China LineShine puncaki TOP500, jadi yang pertama tembus 2 EFLOPS
Indonesia
•
26 Jun 2026

Terobosan AI medis! Teknologi ini bisa membantu mendeteksi skizofrenia lewat gelombang otak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Masayoshi Son: SoftBank fokus pada AI, cip, infrastruktur, dan robotik untuk percepat ekspansi
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Hampir 40 tahun jelajahi hutan, profesor BRIN temukan tiga spesies baru kantong semar, selamatkan Nepenthes Indonesia
Indonesia
•
25 Jun 2026
