
Amerika Serikat akan kurangi kandungan nikotin dalam rokok

Ilustrasi. Jika kebijakan mengurangi nikotin dalam rokok diberlakukan pada tahun 2020, maka itu akan mencegah delapan juta kematian dini akibat rokok pada tahun 2100. (Ander Burdain on Unsplash)
Ribuan bahan kimia lain yang terkandung dalam rokok dan asapnya bertanggung jawab atas penyakit seperti kanker, penyakit jantung, stroke, penyakit paru-paru, diabetes, dan lainnya. (Tumisu from Pixabay)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Zambia umumkan wabah polio usai virus terdeteksi di air limbah
Indonesia
•
26 Feb 2026

UNESCO tetapkan Kaldera Toba sebagai “Global Geopark”
Indonesia
•
08 Jul 2020

40 persen area Masjidil Haram akan dibuka untuk umroh
Indonesia
•
30 Jun 2020

Penikaman terhadap mahasiswa bukti terbaru kejahatan rasial meningkat di AS
Indonesia
•
18 Jan 2023


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
