
Isu kesehatan mental di kalangan remaja Australia naik dalam tingkat mengkhawatirkan

Ilustrasi. (Total Shape on Unsplash)
Anak perempuan mengalami tingkat tekanan, kecemasan, dan depresi yang lebih tinggi daripada anak laki-laki sejak awal sekolah menengah, dengan gejala yang memburuk lebih cepat seiring waktu, terutama di antara mereka yang berasal dari latar belakang yang kurang beruntung.
Sydney, Australia (Xinhua/Indonesia Window) – Hampir satu dari empat siswa sekolah menengah mengalami tekanan psikologis serius, dengan depresi dan kecemasan yang melonjak seiring mereka melewati masa remaja, demikian temuan sebuah penelitian di Australia.Anak perempuan mengalami tingkat tekanan, kecemasan, dan depresi yang lebih tinggi daripada anak laki-laki sejak awal sekolah menengah, dengan gejala yang memburuk lebih cepat seiring waktu, terutama di antara mereka yang berasal dari latar belakang yang kurang beruntung, menurut rilis dari Asosiasi Kesehatan Masyarakat Australia (Public Health Association of Australia/PHA) pada Rabu (18/6).Penelitian ini melibatkan lebih dari 6.600 siswa dari 71 sekolah, menyurvei mereka setiap tahun dari Kelas 7 hingga Kelas 10. Pada Kelas 10, hampir 30 persen remaja Australia yang disurvei menunjukkan tanda-tanda depresi berat, dan hampir satu dari empat orang melaporkan tekanan psikologis yang tinggi atau kecemasan sedang hingga berat, kata rilis tersebut.Prevalensi masalah kesehatan mental "sangat umum dan mengkhawatirkan", dan gejalanya memburuk seiring bertambahnya usia siswa, kata penulis utama penelitian itu, Scarlett Smout, dari Pusat Matilda untuk Penelitian Kesehatan Mental dan Penggunaan Zat di Universitas Sydney.Diterbitkan di Australian and New Zealand Journal of Public Health (ANZJPH), penelitian ini menyoroti kebutuhan mendesak akan program pencegahan dan dukungan yang ditargetkan untuk anak perempuan dan remaja yang kurang beruntung, menyebut kesehatan mental remaja sebagai krisis kesehatan masyarakat yang terus meningkat dan menekankan pentingnya peningkatan penelitian dan investasi dalam pencegahan.Asosiasi Kesehatan Masyarakat Australia akan menyelenggarakan konferensi baru bertema Pencegahan dan Promosi Kesehatan Mental pada Maret 2026, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan solusi terhadap tantangan kesehatan mental pada remaja.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Lebih 400.000 warga Indonesia tunaikan umroh dalam empat bulan
Indonesia
•
28 Dec 2019

CNN: 7 investigator CDC yang teliti dampak kesehatan insiden kereta tergelincir di Ohio jatuh sakit
Indonesia
•
07 Apr 2023

Wawancara – Direktur FISG harapkan Olimpiade Milan-Cortina dorong popularitas olahraga es di Italia
Indonesia
•
15 Feb 2026

Korban tewas akibat gempa di Prefektur Ishikawa, Jepang, tembus 200 orang
Indonesia
•
10 Jan 2024


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
