
Anggota parlemen di seluruh dunia hadapi peningkatan intimidasi publik

Foto yang diabadikan pada 18 Desember 2025 ini menunjukkan pemandangan di luar Parlemen Eropa saat aksi unjuk rasa petani di Brussel, Belgia. (Xinhua/Peng Ziyang)
Anggota parlemen menghadapi peningkatan mengkhawatirkan terkait intimidasi dan pelecehan dari publik, baik melalui dunia maya, secara langsung, atau keduanya.
PBB (Xinhua/Indonesia Window) – Anggota parlemen menghadapi peningkatan mengkhawatirkan terkait intimidasi dan pelecehan dari publik, menurut laporan global yang dirilis oleh Uni Antarparlemen Internasional (Inter-Parliamentary Union/IPU) pada Rabu (11/2).
Laporan bertajuk ‘Ketika publik bersikap memusuhi: Kekerasan politik terhadap anggota parlemen’ (When the public turns hostile: Political violence against parliamentarians) tersebut didasarkan pada survei terhadap 519 anggota parlemen di seluruh dunia dan studi kasus yang berfokus pada lima negara, yaitu Argentina, Benin, Italia, Malaysia, dan Belanda, untuk menggambarkan konteks politik dan regional yang beragam.
Secara keseluruhan, 71 persen dari semua responden melaporkan pernah mengalami kekerasan dari publik, baik melalui dunia maya, secara langsung, atau keduanya, menurut laporan tersebut.
Laporan itu mengaitkan lonjakan sikap memusuhi dari publik dengan meningkatnya polarisasi politik, tekanan ekonomi dan sosial yang memicu frustrasi, penyebaran pesan kebencian melalui media sosial, dan menurunnya kepercayaan terhadap lembaga-lembaga publik.
Dengan meningkatnya sikap memusuhi, banyak anggota parlemen melaporkan melakukan sensor diri (self-censorship), menghindari beberapa kemunculan di hadapan publik, mengalami dampak negatif yang turut dirasakan anggota keluarga mereka, dan terkadang mengundurkan diri atau menolak mencalonkan diri kembali dalam pemilu.
Laporan tersebut meminta para pemimpin politik dan parlemen untuk menetapkan batasan terkait wacana publik yang dapat diterima, dan memastikan intimidasi tidak membungkam suara-suara yang berseberangan dan minoritas.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Saudi integrasikan biaya hewan kurban dengan ongkos Haji pada 2020
Indonesia
•
18 Dec 2019

Arab Saudi sediakan asuransi jamaah Haji-Umroh
Indonesia
•
12 Dec 2019

Pekerja kemanusiaan peringatkan minimnya perawatan prostetik di Gaza
Indonesia
•
06 May 2026

Jaringan transplantasi organ ilegal terbongkar di Turki
Indonesia
•
13 Dec 2021


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
