
Iran gelar aksi dukung serangan balasan terhadap Israel pekan lalu

Para demonstran menyampaikan suara dalam sebuah aksi unjuk rasa di Teheran, Iran, pada 19 April 2024. (Xinhua/Shadati)
Iran menembakkan ratusan rudal dan drone ke arah Israel pada Sabtu (13/4) sebagai respons atas serangan udara Israel ke bagian konsuler kedutaan Iran di ibu kota Suriah, Damaskus, pada 1 April lalu, yang menewaskan tujuh warga Iran, termasuk dua komandan veteran.
Teheran, Iran (Xinhua) – Warga Iran pada Jumat (19/4) menggelar sejumlah aksi unjuk rasa nasional untuk menyatakan dukungan atas serangan balasan negara itu terhadap sejumlah target di Israel pekan lalu, lapor kantor berita resmi Iran, IRNA.Di Teheran, para demonstran berjalan kaki hampir 1 kilometer dari Universitas Teheran ke Alun-Alun Enghelab. Mereka membawa plakat yang bertuliskan slogan-slogan untuk menentang Israel dan Amerika Serikat (AS), menyatakan dukungan terhadap serangan yang dilancarkan pada 13 April malam.
Para demonstran mengikuti sebuah aksi unjuk rasa di Teheran, Iran, pada 19 April 2024. (Xinhua/Shadati)
Para demonstran mengikuti sebuah aksi unjuk rasa di Teheran, Iran, pada 19 April 2024. (Xinhua/Shadati)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Boris Johnson: Lebih 200.000 orang Ukraina diizinkan gabung dengan keluarga di Inggris
Indonesia
•
01 Mar 2022

Itikaf digelar di Masjidil Haram setelah dua tahun berhenti akibat pandemik
Indonesia
•
25 Mar 2022

Kepala intelijen Rusia sebut Moskow tidak terpengaruh oleh intimidasi nuklir AS
Indonesia
•
31 Aug 2024

Arab Saudi temukan dua ladang migas baru
Indonesia
•
30 Aug 2020


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
