Chihuahua berusia 23 tahun jadi anjing tertua menurut Rekor Dunia Guinness

Spike, si chihuahua berusia 23 tahun dari negara bagian Ohio Amerika Serikat telah dinyatakan sebagai anjing tertua yang masih hidup di dunia oleh Rekor Dunia Guinness. (Guiness World Records)
Anjing tertua di dunia menurut Rekor Dunia Guinness adalah Chihuahua berusia 23 tahun dari negara bagian Ohio Amerika Serikat, bernama Spike.
Jakarta (Indonesia Window) – Seekor chihuahua berusia 23 tahun dari negara bagian Ohio Amerika Serikat (AS) telah dinyatakan sebagai anjing tertua yang masih hidup di dunia, Rekor Dunia Guinness (Guiness World Records) mengklaim awal pekan ini.Si chihuahua yang bernama Spike, berusia 23 tahun pada bulan Desember 2022, mengalahkan Pebbles, seekor toy fox terrier, pemegang rekor sebelumnya yang mati pada usia 22 tahun pada bulan Oktober tahun lalu, hanya lima bulan sebelum ulang tahunnya yang ke-23.Pemilik Spike, Rita Kimball, mengatakan kepada media berita AS dan afiliasi Dayton CBS WHIO-TV tahun lalu bahwa anjing kesayangannya pernah tersesat. Dia menemukannya sedang mencari-cari di sekitar tempat parkir toko kelontong lokal ketika dia memutuskan untuk mengikuti Kimball dan keluarganya ke mobil.“Kami pergi ke mobil dan dia mengikuti kami dan langsung masuk. Memang seharusnya begitu,” kata Kimball. Secara mengesankan, anjing itu berusia sekitar 10 tahun ketika keluarganya menemukannya, dengan noda darah di lehernya dari rantai atau tali, dan terlihat sangat kasar,” kata pemilik Spike."Petugas di toko kelontong memberi tahu kami bahwa si anjing telah berada di sana selama tiga hari, dan mereka memberinya sisa makanan." Tidak tahu milik siapa anjing itu, petugas toko memutuskan untuk membawanya pulang agar bisa bergabung dengan kawanan lainnya di pertanian kecilnya dan memberinya nama Spike, dari anjing kartun yang dikenal karena ukuran dan wataknya yang agresif.“Anjing saya sepertinya sebaliknya; dia kecil dan ramah, jadi saya pikir itu cocok untuknya,” Guinness World Records mengutip Kimball. “Spike adalah nama untuk seekor anjing besar. Anjing saya saya bertubuh kecil, tetapi sikapnya seperti anjing besar.”“Dia ramah tetapi karena dia hampir buta dan sulit mendengar, dia kadang-kadang mudah tersinggung dan hanya ingin dibiarkan sendiri,” kata Kimball.Sumber: Al Arabiya EnglishLaporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Pameran Buku Internasional Doha tampilkan zona bertema panda
Indonesia
•
14 Jun 2023

China keluarkan peringatan oranye untuk gelombang dingin
Indonesia
•
28 Nov 2022

Fokus Berita – WHO sebut situasi kemanusiaan dan kesehatan di Gaza "sangat buruk"
Indonesia
•
10 Jan 2024

Australia wajibkan platform media sosial nonaktifkan akun anak di bawah 16 tahun
Indonesia
•
17 Sep 2025
Berita Terbaru

Kolaborasi ponpes tahfizh MSQ dengan Indonesia Window tingkatkan kapasitas dakwah
Indonesia
•
30 Jan 2026

Antisipasi wabah Nipah, Singapura akan terapkan pemeriksaan suhu tubuh di bandara
Indonesia
•
30 Jan 2026

Kasus bunuh diri anak di Jepang catat rekor tertinggi pada 2025
Indonesia
•
30 Jan 2026

Feature – Mengenal komunitas Hakka Indonesia di Museum TMII
Indonesia
•
28 Jan 2026
